Senin, 25 Juni 2018

Konsep Mendidik Anak Dalam Alquran

Mendidik anak adalah hal yang tidak mudah, butuh ekstra sabar dan ilmu yang tepat dalam menangani setiap fase perkembangan anak. Namun, Allah Yang Mahabaik telah menuntun kita selaku hamba-Nya dalam mendidik anak




Sabtu, 26 Mei 2018

Sedekah Yuk

*Assalamualaikum Wr.Wb.*
Kami dari *"UDANG_JAHAT"*
Dalam memuliakan bulan suci ramadhan bersama
Dengan para Bpk/Ibu/Sdra/i, bilamana berkeinginan
berbagi ta'jil di masjid/mushola wilayah area perbatasan Surabaya-Gresik-dan sekitarnya (Menganti,
Lakarsantri, Driyorejo) *"UDANG_JAHAT"* memfasilitasi
penyediaan makanan ta'jil dan pendistribusian sampai
ke masjid/mushola secara random dan bergantian.
Sekiranya Bpk/Ibu/Sdra/i mempunyai rezeki lebih dan
Ingin bersedekah ta'jil berbuka puasa. "UDANG_JAHAT" siap memfasilitasi
Kirim donasi (Rp) ke Rek.
A/N: *MOCHAMAD ZAINAL ARIFIN*
- BCA  : 5650074531
- BNI   : 492343060                       
- CIMB NIAGA :704883610300
*Infokan call/Whatshap*
          081553551166
Ketik: *NAMA  : ...........* (u/dimohonkan doa)
           *Jumlah: ...........* (min.8 porsi)
*"UDANG_JAHAT"* akan segera memproses, semoga niat juga tujuan
Bpk/Ibu/Sdra/i, bermanfaat dan berkah... *aaminn*
*___________________*     
-NASI UDANG ORIGINAL
(nasi+udang balado+krupuk)
Rp 8.000,-

Minggu, 20 Mei 2018

KARENA SEMUA ATAS KEHENDAK ALLAH

Ingat-lah PIEN :

_"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Karena itulah takdir mereka._

_Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi gagal atau tertundanya jodoh adalah suatu keberkahan. Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat. Boleh jadi sampai sekarang engkau belum berkumpul dengan semua anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui, sedangkan engkau tidak mengetahui.

_Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah.

_Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan. Perbanyaklah bersyukur, Alhamdulillah, itu yang akan mendatangkan kebahagiaan. Terus ucap Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

_Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

_Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu. Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah. Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.

_Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu. Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri yang jauh dari mereka.

_Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada disekelilingmu, akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada disekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

_Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan. Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa "rumus kegagalan adalah sikap asal semua orang".

_Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

_Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali. Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

_Jangan tinggalkan sholatmu sekalipun. Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud. Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi. Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi. Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan YME, karena Dialah yang menentukan segala nya.

From my Ustadz

Minggu, 13 Mei 2018

Surabaya Berkabung Karena Bom

SURAT TERBUKA UNTUK TUAN TERORIS DI MANAPUN KALIAN BERADA

Maaf tak mengucap salam , karena aku tidak tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai

Kitab apa yang kau baca hingga kau merasa paling benar , kitab mana yang mengajarkan membunuh orang diluar peperangan ?

Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampaui ajaran para nabi ?

Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu ?

Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yg kau ciptakan dalam aksimu ?

Makanan apa yang mengalir ketubuhmu sehingga kau merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa.

Pakaian apa yang kaupakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka

Kalau kau pikir tindakanmu akan mencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu … tumpuan kebencian terarah pada kelompokmu

Bagaimana mimpimu membangun peradaban tanpa ada simpati dari manusia ?

Alih alih menegakkan kebenaran … yang lahir justru antipati ... ketakutan ... makin lama generasi ini makin jauh dari agama ... takut dengan agama … saat itu tiba, kau ikut bertanggungjawab meng-atheis-kan dunia ini !!!

Pastinya kau bukan representasi islam , pastinya juga bukan representasi nasrani , hindu atau budha

Agama yang kutahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia , kelembutan , kesabaran

Iman kepada Tuhan seharusnya menghindarkan perbuatan keji dan mungkar

Jaga Indonesiaku.
NKRI HARGA MATI.

Rabu, 02 Mei 2018

GUSTI ALLAH mboten sare KULO sing keturon


  • Lewat Mana Engkau Menuju Rejeki mu..?
  • Dengan Apa Engkau Ambil Rejeki mu..?


- Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk dhuafa yg rutin dia lakukan..

- Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan...

- Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap-usap kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana yg telah diajarkan Nabi kita..

- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja...

- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..
Sehingga doanya tembusss kelangit!

- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100 kali & tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, & Nembus langsung pada Tuhannya.. 

- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan.. 

- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan.. Karena Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA

- Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka... 

- Ada yang ngundang rejeki, tiap jum'at dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain, tiap tetes keringatnya penuh pahala...

- Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid & ALLAH pun memperbaiki segala urusannya..

- Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sibuk dia memilih menghadap langsung ke Penciptanya..

- Ada yang tiap 1/3 malam dia bangun sholat tahajjud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, ALLAH ridho maka hidupnya pun berkah..

-Ada yg ngundang REZEKI dgn cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN & mengurangi CO²

*Rezekimu bukan dari Bossmu* atau pelangganmu,
*Tapi dari ALLAH*

Undang rejeki datang dgn cara2 yg *ALLAH Ridhoi...*

Orang yg yakin *ALLAH MAHA KAYA*, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!

Mau jalan manakah yg kita pilih untuk mengundang rezeki?

Jare.. +62 815 5355 1166 :
GUSTI ALLAH mboten sare KULO sing keturon


*MAN JADDA WA JADA..*

Senin, 09 April 2018

Tawa Malaikat Kecil

Hilangnya Tawa Malaikat Kecil di Masjid Akan Menjadikan Masjid itu Sepi Dari Jamaah

Jika anak-anak berlari ... riang ... tawa...di mesjid itu lah ciri khas anak-anak...tetapi kalau yang berlari dan tertawa itu orangtua baru layak di usir...

Mereka sebenarnya "malaikat" yang sedang bergembira di rumah Robb-Nya...Bahkan Hasan dan Husein pernah menaiki tubuh Rasulullah saat mengimami sholat para sahabat...

Rasulullah sujud begitu lama....Hingga ada sahabat yg bertanya "mengapa lama sekali sujudmu ya Rasulullah" ...Rasul mnjawab "Tadi Hasan dan Husein naik di tubuhku, aku khawatir kalau aku bangkit mereka terjatuh, ku biarkan mereka puas bermain".

Dalam riawayat yg lain Rasulullah mempercepat sholatnya karena ada tangis anak kecil yang memanggil ibunya yg sedang ikut berjama'ah brsama Rasulullah...Itulah mesjid Nabi yang tak sepi dari anak-anak kecil...Lalu mesjid apa yang anti dengan anak-anak kecil ?

Muhammad Al fatih penakluk konstantinopel pernah berkata : "Jika kalian tidak lagi mendengar riang tawa dan gelak bahagia anak-anak di masjid-masjid. Waspadalah. 
Saat itu kalian dalam bahaya."

Minggu, 28 Januari 2018

Kaos Pisang

 kaus dan jaket bergambar buah pisang saat ini sedang menjadi tren yang digemari anak-anak muda zaman milenial. Mulai dari kaus dengan gambar satu buah pisang hingga full motif pisang, semua kaus ini laku dijual di pasaran. Dari manakah tren kaus pisang ini berasal?
Setelah ditelusuri sebenarnya motif pisang ini bukanlah motif baru. Pada tahun 2014 lalu, baju bermotif pisang mulai ramai diproduksi di Thailand.
Karena banyak penjual online Indonesia yang mengambil barang dagangan mereka dari Bangkok, maka beberapa kaus motif pisang ini juga turut dibawa ke Indonesia.
Tidak hanya itu, salah seorang seniman eksentrik Andy Warhol pernah membuat ilustrasi pisang yang cukup unik. Dia mendesain ulang gambar pisang yang dia temukan pada sebuah asbak seng yang murahan dan berada di dalam sebuah toko loak. Berkat Warhol, gambar pisang itu lantas dia gunakan sebagai desain di sampul album band The Velvet Underground & Nico.
Karena hampir semua karya Warhol adalah masterpiece, maka simbol pisang The Velvet Underground juga diadaptasi dalam desain sebuah kaus. Pada desain Warhol, hanya ada satu buah pisang pada kaus putih, tidak banyak seperti yang ditemukan saat ini.
Pertengahan tahun 2016, cukup banyak para artis media sosial yang mempopulerkan kaus bergambar pisang dengan motif yang memenuhi kaus.
desain Andy Warhol dan asbak bekas yang menginspirasinya
Salah satunya adalah Tommy Lim, salah seorang kreator video Youtube yang memiliki banyak pengikut. Semenjak kaus dengan motif pisang menjadi tren, para penjual online segera memanfaatkan momen ini untuk memasarkan lebih banyak lagi barang sejenis. Saat ini, banyak ditemukan produk lain dengan motif pisang seperti jaket, sweater, kaus kaki, topi, tas, dan pelindung ponsel.
Keberhasilan tren ini juga tidak lepas dari film Despicable Me dengan salah satu tokoh Minion yang tidak bisa mengatakan kata lain selain kata "Ba-na-na".
Kebanyakan pemakai baju pisang memang para remaja yang tidak mau ketinggalan tren. Kaus dengan motif pisang dijual dengan harga yang terjangkau mulai Rp 40 ribuan hingga Rp 100 ribuan saja.
Fenomena kaus dengan motif buah kini mulai berkembang pesat. Tidak hanya gambar buah pisang tapi sudah merambah menjadi buah semangka, nanas, alpukat, ceri, dan strawberry.

Minggu, 16 Juli 2017

Ngopi Dhisek

Kopi

Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. karna dihadapan kopi kita semua sama.
Kopi pertama pagi ini. Hangat, pekat, tenang. Seperti dua orang kesepian yang saling meramaikan.
Hanya secangkir kopi yang menyajikan rasa manis, bukan janji janji dari bibir yang terlihat manis
Jadilah seperti kopi pagi ini. Walau sendiri, namun memberi ketenangan dan inspirasi tanpa henti.
Kopi pertama hari ini. Pahit, gelap, dan harum. Seperti rasa penasaran yang terlalu cepat selesai.
Kopi pertama pagi ini. Hitam. Seperti siluet wajahmu yg tertidur di bahuku, pada sebuah perjalanan.
Jangan terburu-buru dalam menjalani sesuatu nikmati saja apa yang ada, seperti halnya meminum kopi.
Aku ingin menjadi biji kopi, yang hancur lalu di seduh air mata untuk kau nikmati bersama pasanganmu
terdengar lirih bisikanmu di antara bayangmu seperti segelas kopi hangat yang sedang ku aduk pagi ini
Mengaduk kopi, mengadu sepi. Berkisah lagi tentang patah hati, semoga pelukanmu kelak akan melengkapi
Pahit, gelap, dan harum. Seperti dakocan yg baru keluar dari segentong parfum.
Manis, harum, hangat. Seperti tidak sengaja melamunkanmu di tengah perjalanan.
Percaya atau tidak itu terserah anda!! Bagi kami secangkir kopi dapat membuat hidup lebih menyenangkan
Pada sendok yang beradu di dinding gelas, tersaji kopi untuk hadirmu yang kian menjauh.. ‪#‎LanjutNgopi
Pahit, gelap, dan terpendam. Seperti sepasang kekasih yang sudah lama saling bosan.
Hitam, pahit, dan penuh ampas. Seperti penolakan yang tidak tega untuk disampaikan.
Semakin pahit diteguk. Seperti kangen yg semakin tidak tuntas, semakin menyebalkan.
‪‎Cuma Segelas Kopi yg bercerita kepadaku bahwa yg hitam tak slalu kotor dan yg pahit tak slalu menyedihkan
‪Cuma Segelas Kopi yang dari cara penakarannya secara tidak langsung merefleksikan kehidupan si peminumnya.
Pahit-manis. Seperti kata sayang terakhir dari dua orang yang saling berpisah jalan.
Denganmu, patah hati adalah sarapan ku setiap pagi sambil ditemani kopi yg kuseduh dngan air mata ku sendiri
Pahit.. Seperti dua orang yang terlambat dipertemukan, lalu sama-sama saling melewatkan.
Terlalu manis. Seperti dua orang yg sedang melakukan pendekatan, dengan penuh kepalsuan.
Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya sama seperti kopi banyak yang menyukainya walau pahit
Manis, membekas, bikin deg-degan. Seperti dua orang yang saling menemukan, satu sama lain.
Perlahan terasa manis. Seperti rindu yang muncul tanpa dipaksa, semakin hari semakin pekat. 
Harum, hitam. Seperti aromamu, di pertemuan kita yang tak sengaja, pada malam yang tak biasa.
inilah pagi.. dimana langit tertutup awan putih pekat seperti kopi yang di aduk kemudian mendingin dengan sendirinya
Di secangkir kopi ku malam ini,ada namamu,dan kemudian aku tersenyum,bukan cuma di kopi,dihatiku pun kamu selalu ada
Ketahuilah orang yang tidak suka dengan kopi perlu di pertanyakan kewarga negaraannya atau bisa juga kemanusiaan nya
Dingin. Seperti ditinggalkan orang yang tepat, karena sibuk mencoba yg lain di saat bersamaan.
Pahit, manis, hangat. Seperti dua orang yg bertemu di saat yang salah, lalu saling melewatkan.
Lupakan aku, katamu. Bagaimana bisa? Sedang pahit kopimu yang kautinggalkan di kelu bibirku: merasuk ke dasar jiwaku.
Secangkir kopi tidak pernah mengajarkan kejahatan, dia hanya memberikan rasa pahit dan manis, serta sedikit efek samping
Manis, hangat, pekat. Seperti dua orang yang garis hidupnya bersinggungan, oleh sebuah kebetulan.
Gelap, hangat, tidak ingin habis. Seperti hening yang kita bagi, tiap perjalanan pulang ke rumahmu.
Kelak kita akan menikmati secangkir kopi, di kedai yang sama, di meja yang sama. namun dengan rasa dan aroma yang berbeda.
Rasa terlintas ketika halusinasi tak pernah lepas. Nikmat yang tiada terbatas saat bibir menyentuh segelas kopi yang manis
Sementara menunggu kopi tersaji, rinduku resah sendiri, mengaisi embun pagi, berharap menemukan jejak dirimu di sela bebatu.
Menyeduh kopi dengan air mata yang cukup panas, menghasilkan kepulan masa lalu dari manisnya kenangan, pahitnya ditinggalkan
Kopiku tak pernah butuh gula. Ia hanya butuh manisnya janji masa lalumu. Sekarang? Hanya ampas yang tersisa. Pahit dan sakit.
Manis, seperti pertemuan setelah penantian panjang. Pahit, seperti perpisahan yang terlalu terburu-buru.
Ketika kopi menjadi sahabat sejati, pagi bukan lagi sebuah misteri. Seperti kamu yang slalu ada di hati, slalu mengisi hari-hari.
Sehitam pupil mata dua orang yg tidak sengaja beradu. Semanis senyum yg menyusul sesudahnya, tanpa aba-aba.
Malam makin menampakan gelapnya. Bintang selalu menemani nya. Imajinasi liarku makin menjadi, karena secangkir kopi telah tersaji.
Kopi pertama di tahun ini seperti tahun kemarin Pahit, seperti ketakutan-ketakutan yg menyertai hubungan yg baru. Manis, seperti melaluinya tapi ragu.