Jumat, 24 Juli 2020

Lukisan PERO

Ketika anda melihat gambar ini  pikiran negatif akan mengalir dipikiran. Tapi jika kamu tahu kenyataan lukisan ini sangat mengharukan. 
Di Roma kuno seorang pria tua bernama Simon dihukum mati dengan cara membiarkannya mati kelaparan. 

Putrinya bernama Pero meminta ke pemerintah untuk mengunjunginya setiap hari sebelum kematiannya dan selalu diperiksa oleh penjabat penjara supaya tidak membawa makanan untuk ayahnya.

Dia tidak sabar untuk melihat kondisi ayahnya, dia memandang kondisi ayahnya sebagai seorang ibu. Untuk menyelamatkan nya dia menyusui ayahnya setiap hari. 

Beberapa hari berjalan pria tua itu tidak juga mati dan pasukan penjaga menjadi curiga dan menangkap putrinya dengan sebuah kasus menjeratnya. 

Tindakannya yang tidak egois dihargai oleh petinggi pemerintah. Akhirnya ia mampu memenangkan kemerdekaan ayahnya.

Lukisan ini merupakan salah satu lukisan paling berharga di Eropa, melihat gambar ini tanpa membaca  adalah hal yang berbeda. Ini karena kita melihat payudara wanita sebagai bagian dari tubuh yang menciptakan perasaan erotis. 

Tidak peduli apa pun peran yang dia mainkan dalam hidupnya, seorang ibu akan menjalani kehidupan tanpa pamrih hingga nafas terakhirnya. Hatinya tidak pernah bisa dibandingkan dengan apa pun.

Sabtu, 16 Mei 2020

Saya Generasi 80-an

Generasi Paling Beruntung
Indahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-90an
(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)

Sekedar anda tahu.
Kita yg lahir di tahun 1970-80-90an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung.

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dgn kondisi usia prima.
✌✊👊👍

Sebagian kita pernah menikmati lampu petromax dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik. 

Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.
📃📄📝💻💻

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dgn tape recorder (kadang pitanya mbulet) kita.
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.
😄🔊📻📼📱

Kitalah generasi dgn masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini, karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, gobak sodor, main kelereng, karetan, sumpit2an, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dgn kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .
🏃🎈🏊💃📱💻

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok/geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dgn hati. 
Kalau dulu kita harus bertemu untuk tertawa terbahak-bahak bersama. 
Kini kitapun tetap bisa ber "'wkwkwkwk" 
😄😃😀😝😛😜😂''
Di grup Facebook/whatsApp . 

🎇🌠🌌🌈
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda onthel / motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala
😀😃😅🚴 🚵

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.
👧🚶👬🏃💃
Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv (ada yg cuman hitam putih layarnya) dgn senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini rame rame satu kampung dengan powersuplai aki yg jika strumnya akan habis layarnya tv ciut tinggal separo 😔😞😞😞
Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan mendelete-nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.

Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul" generasi yg menerima apa adanya.

📷📸📸📸📸📷🔝
Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya Pak Pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati. 😍📬😍📩😘

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yg LIMITED EDITION.

Kita adalah generasi yg patuh & takut kepada OrTu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita generasi yg mau mendengar & komunikatif thdp anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat yg telah kita terima.
Apakah Anda di generasi itu?

Selasa, 03 Maret 2020

Ada Dampak Negatif Mempertahankan Rumah Tangga Demi Anak

Tidak sedikit dari orang yang sudah menikah rela bertahan meski pernikahannya tidak bahagia dan tiap hari rumah tangga hanya diisi pertengkaran, demi kasih sayang pada anaknya.

Banyak orang tua (khususnya ibu) karena sudah terlanjur memiliki anak tidak mau bercerai meski tiap hari selalu sakit hati karena pasangannya.

Padahal mempertahankan pernikahan yang berantakan hanya demi anak itu adalah keputusan yang salah.
Karena jika setiap kali melihat orang tuanya bertengkar, anak akan cendrung stres, tidak bahagia, dan trauma hingga dewasa.

Setiap anak memang menginginkan orang tua yang utuh selamanya. Tapi apakah kamu sebagai orang tua akan selalu bertahan selamanya jika sudah tidak bahagia dengan pasangan meski sudah memiliki anak?

Apalagi jika pasanganmu tidak berusaha mempertahankanmu.
Ingat, kamu berhak bahagia, hidup lebih baik tanpa tertekan. Berhak hidup bahagia dengan perasaan tenang dan hati yang damai begitu juga dengan anak-anak.

Menurut saya anak akan merekam dan meniru dari apa yang mereka lihat dari pernikahan orang tua. Anak juga akan belajar dari pernikahan orang tuanya yang salah, sehingga di dalam pikirannya akan tertanam bahwa pernikahan itu hanya membawa kesengsaraan.

Bisa jadi anak akan trauma dan sulit untuk menjalin hubungan ketika dewasa nanti. Pernikahan yang tidak bahagia hanya akan menjadikan seisi rumah stres dan depresi, termasuk anak anda. National Research Council and the Institute of Medicine pernah mempublikasikan hasil penelitian pada tahun 2009, bahwa depresi yang dirasakan oleh orang tua akan berpengaruh pada temperamental anak dan hal negatif lainnya.

Tidak hanya itu, orang tua yang sering bertengkar juga akan membuat anak susah mengendalikan emosi, mudah marah dan selalu memiliki pikiran negatif.

Bercerai memang bukan solusi yang baik dan tidak diinginkan oleh semua pasangan yang sudah menikah.
Namun jika rumah tangga sudah tidak bisa bisa diperbaiki lagi, demi kebahagiaan dan kebaikan anak di masa depan lebih baik berpisah.

Senin, 09 Desember 2019

Tas ku Bukan Tas mu

Walau sudah pensiun
semoga kau jadi saksi bahwa kita pernah njongos diJakarta, liburan diBali, mbambung diSemarang, kebanjiran kehujanan kepanasan, masuk proyek, tidur dirumah sakit, sambang masjid, ada dilantai-20, masuk mall, asik karaoke, nonton ke-21
, ziarah makam, setor keBank, ngeteh diGiras, ngemper diwarung, nongkrong diboncafe, ngopi diStarbucks, ngantri diChatime, nginep dihotel, masuk bagasi citylink dan juga Garuda, didek kapal, naek gunung, menikmati pasir pantai, diatas matic, liat konser, nobar, kehabisan bensin, silaturahmi ketukang tambal ban, gelatongan distang sepeda ontel, numpang gojek, kereta api, bemo taxi bis sampai becak, dijok L300 hino, avanza xenia agya ayla jazz innova volvo timor newcrv sampai alphard. Pernah isi sempak, roti, kacang,  permen, hp,  bolpoint, uang 80jt, cek milyaran, koin cepek'an,  Alquran, sarung, kopyah, pisau, gunting,  korek, rokok, vapor,  nasi bungkus 6rb-an, sisir, sabun, minyak wangi, gel rambut, dan masih banyak lagi barang kenangan yang mengisi hingga resliting pun sulit untuk menyatu
Sayangnya belom sempat ngadah-i utekmu
#tAskU

Rabu, 21 Agustus 2019

EMAK EMAK SEKOLAHAN

Pengamatan iseng dibalik kemudi«««

Konon, katanya, punya anak usia sekolah dasar ke bawah (PAUD, TK dan SD) berarti mamaknya ikut sekolah.

Mulai dari ngedeprok di depan pintu kelas selama seminggu karena anaknya nggak mau ditinggal (drama anak PAUD), atau sibuk keluar masuk toko souvenir karena anak TK itu entah mengapa selalu senantiasa ada saja yang mengadakan pesta ulang tahun. (drama anak TK)

Dan… masuk ke jenjang yang lebih serius, dimana anaknya mulai belajar pagi hingga siang, guru-guru yang terlibat lebih banyak, dan tak ketinggalan, notifikasi WA wali murid juga lebih riuh. Mulai dari bahas PR apa yang harus dibawa besok, sampai dresscode untuk arisan akhir pekan nanti. (drama punya anak SD)

Nah, berdasarkan pengamatan saya ditambah dengan curhatan kanan kiri dari mommies-mommies yang anaknya usia sekolah, dapat disimpulkan bahwa ada tipe ibu-ibu yang biasa kita jumpai di sekolahan.

Mari kita bahas bersama. Siapa tahu dari tipe ini ada tipe anda, tetangga anda, istri anda, teman anda, istrinya teman anda, di antaranya 😁

1. #TipeHumas

Ibu-ibu yang masuk ke dalam tipe ini adalah mereka yang ramah dan hangat. Baik kepada sesama ibu maupun kepada para guru. Tak heran, ibu jenis ini begitu femes. Tiap ke sekolah, ada saja yang dadah-dadah padanya. Cipika-cipiki, ngajak ngobrol, basa basi hingga curhat sampai jam sekolah berhenti.

Demikianlah. Barangkali zaman sekolah dulu mereka adalah kembang di sekolahnya masing-masing. Atau mantan anggota OSIS yang sudah terlatih untuk menangani penggemar.

2. #TipeFoodHunter

Sesuai namanya, mereka adalah pemburu jajanan sekolah. Kalau pagi, begitu anaknya masuk kelas maka mereka sekalian sarapan bubur di gang depan sekolahan. Kalau siang, mereka sengaja menjemput lebih awal. Ngapain? Ya jajan tho. Ada siomay, cilok, bakso, batagor. Kadang kalau anaknya sudah pulang dan mamak masih di tempat jajanan, anaknya pesan satu porsi sekalian.

Demikianlah, menyekolahkan anak rupanya bukan cuma urusan bayar SPP bulanan. Tapi juga biaya jajan mamak harian.

3. #TipeSopir

Setiap hari selalu antar jemput anak. Tapi jarang turun dari kendaraan dan menginjakkan kaki di ubin sekolah. Kalau nganter, ya cukup sampai depan gerbang. Kalau njemput, juga di depan gerbang, tapi duduk manis di atas kendaraan. Saat anak sudah naik ke atas kendaraan segera melesat pulang.

- efisiensi menjadi kunci bagi ibu yang masuk ke dalam tipe ini.

4. #TipeSubstansial

Nggak terlalu femes, tapi juga nggak terlalu antisosial. Gabung di group emak emak sekolahan , tapi cuma sesekali nyahut obrolan, banyakan diamnya.

Apa saja keputusan kelas dia manut. Acara-acara sekolah diikuti, tapi acara arisan biasanya dihindari. Bukan sombong bukan tinggi hati, tapi ibu tipe ini memang kurang suka dengan basa basi dan pergi pakai seragam kesana kemari.

Demikianlah, jalur tengah dan jalur aman selalu menjadi pilihan.

5. #TipeIncesStyle

Sepagi apa pun, sesiang apa pun, entah panas entah hujan lebat, ibu satu ini selalu datang ke sekolah dengan tampilan paripurna. Bulu mata lebat menghitam, cream blush warna merah, lipen warna nyolot, dan padu padan baju yang anti norak.

Inilah pepatah jawa yang selalu terngiang di telinga mereka: Ajining diri gumantung ono ing klambhi. Ajining raga gumantung ing busana.

Demikianlah jadinya ketika menjunjung tinggi pepatah jawa telah merasuki kehidupan para mama.

6. #TipePanikan

Ada ibu-ibu yang selalu absen di group. Bertanya apa saja seputar sekolah. Meski sebenarnya anaknya bisa menjawab, tapi entah mengapa masih bertanya juga. Lama-lama, pertanyaan ini jadi melebar kemana-mana.

“Bu guru Yth, maaf, apakah benar besok anak-anak diminta membawa cangkang bekicot?”

“Malam Mommies, maaf mengganggu, besok PR halaman 86 ini dikerjakan atau cukup didiamkan saja ya?”

“Mom, anak-anak kalau malam sikat gigi atau sikat gusi? Please sharingnya ya mom..”

Demikianlah, pepatah malu bertanya sesat di jalan telah membimbing mereka menemukan solusi dalam setiap masalah kehidupan 😇

7. #TipeKunciJawaban

Di mana ada tipe panikan, di sanalah tipe kunci jawaban muncul sebagai juru keselamatan.

Ya, ada tipe ibu yang selalu berperan sebagai ahli dalam setiap group. TIPE IBU-IBU DI SEKOLAHAN Apa pun pertanyaan dari para mommies, akan dijawabnya dengan sangat sigap, cepat, dan tepat.

“Mom, besok arisan pakai dresscode apa ya?”

Jawab: “Pakai baju biru telor asin, jilbabnya kuning kembang ceplok mom. Jangan lupa pesan dari mamanya Tasya, sandal jangan ketinggian jinjitnya. Kurang baik untuk kesehatan kaki kita. Salam🙏🏻”

“Mom, SPP kita naik ya? Saya kok nggak ngeh ya.”

Jawab: “Sudah sejak lima tahun sebelum sekolah ini berdiri sudah dijadwalkan naik, Mom🙏🏻”

“Mom PR anak-anak dikumpulkan hari apa ya?

Jawab: “Hari Rabu mom saat bulan purnama sedang bulat-bulatnya. Jangan lupa perbanyak sedekah untuk kebaikan kita bersama 🙏🏻😇”

Demikianlah mommies, bersyukurlah jika di setiap group sekolah yang kita ikuti ada tipe ibu penjawab ini.

8. #TipeTukangTalang

Ibu tipe ini senang sekali menjadi relawan ketika ada kegiatan yang sifatnya kebersamaan. Dia yang membelikan, dan dia yang membayari terlebih dulu atau bahasa Rusianya, nalangin uang.

“Mom, besok anak-anak disuruh bawa bonsai nih. Saya mau cus ke tukang kembang. Ada yang mau titip? Tenang, nanti saya bayarin dulu..”
(lalu mommies-mommies akan absen dengan teratur kepada si tukang talang)

Tipe ibu ini juga sungguh sangat membantu. Terutama untuk ibu-ibu yang jarang datang ke sekolah karena kesibukan pribadi, jarang gaul, dan jarang update. Oh demikianlah maha adilnya Allah dalam kehidupan persekolahan ini 😭😭

9. #TipeHasilAkhir

Ada ibu yang sama sekali tidak pernah menginjak bumi. Eh, maksudnya menginjak sekolah. Semua urusan antar jemput anak dan makan siang diwakilkan kepada pihak lain sopir atau suster misalnya. Dia hanya akan datang setiap satu semester sekali, yakni pas acara rapotan.

Jarang nongol di sekolah, tapi sekalinya nongol dan menghadap guru, lamanya persis kaya konsultasi kehamilan.

Apa saja ditanyakan. Lamaaa dan rinciii.. sampai wali murid yang duduk di belakangnya berdehem, melirik jam, dan tak terasa antrian sudah mengular sampai ke pintu masuk. OMG 😲

Demikianlah, kedatangan per semester sekali ini berarti merapel semua konsultasi dan tanya jawab selama enam bulan itu. Jika mommies masuk ke dalam kategori ini, ada baiknya anda taubat berjamaah🙏🏻🙏🏻

10. #TipeHuruHara

Ternyata mommies tidak semuanya berhati jelita berparas alam sutera, kawan.

Ada jenis mommies yang selalu saja cari masalah pada sesama mama. Ada mama yang antar jemput anak pakai pajero,  “Alah, paling masih kridit. Gue kan tahu banget lakinya udah mau di-PHK!”

Ada mama yang anaknya selalu jadi juara kelas, dia meradang. “Alaah.. nyontek itu, nyontek! Potong leherku kalau nggak percaya.”

Ada mama yang segera langsing habis lahiran, dia sirik. “Pssst… dia diet mati-matian tuh. Biar lakinya ngga kawin lagi. Udah beranak lima bok. Kerasa dong longgarnya?”

Demikianlah kehidupan. Betapa lurusnya hidup kita tanpa ada nyinyirwati yang dengan sukarela membaktikan diri. Untuk itulah mereka ada. Memberikan lika-liku dalam kehidupan kita. Yang tabah ya moms 😢

11. #TipeVokalis

Dialah mama yang selalu terdepan memprotes kebijakan sekolah yang tidak sesuai dengan wali murid. Ia pula yang selalu dan selalu, again and again ditunjuk lagi dan lagi menjadi ketua komite karena kevokalannya.

Tidak perlu dijelaskan panjang lebar. Langsung saja, mari kita beri tepuk tangan yang meriah pada ibu ini. 👏🏻👏🏻👏🏻

12. #TipeJumpaSahabat

Di sekolah akan selalu kita jumpai mama-mama yang membentuk gank. Dan uniknya, anak-anak mereka juga biasanya teman main bahkan berteman dekat.

Kalau lagi nganter sekolah, mama A (dari ABCD squad) biasanya akan duduk di bawah pohon nan rindang, menunggu squadnya datang. Demikian pula jika ibu B,C, atau D yang lebih dulu datang. Mereka akan tunggu menunggu, nanti menanti sampai seluruh sahabat berkumpul untuk memulai hari.

Demikianlah jadinya jika persahabatan telah mengikat hati. Sungguh mengharukan sekali.

13.#TipePenyambungLidahRakyat

Dari sekian banyak tipe mama, ada mereka yang sangat pemalu, penuh rasa sungkan saat harus menyuarakan gagasan, terutama ketika rapat kecil-kecilan di group.

Untuk itulah kehadiran tipe ini sangat diperlukan. Dialah orang yang akan menyuarakan isi hati dari mamak pemalu ini.

Di group, inilah dialog yang akan terjadi:

“Maaf mom, ini ada masukan dari tiga mama ke saya. Minta tolong disampaikan ke ketua komite, dana untuk bikin jaket angkatan bisa nggak dipangkas aja? Kan bulan kemarin sudah bikin tuxedo mom, bulan kemarinnya lagi juga sudah pesen singlet bareng. Saya hanya menyampaikan lho moms..”

2 menit kemudian

“Mom ini ada satu lagi mama japri ke saya. Setuju untuk meniadakan jaket angkatan. Suruh pake jaket sendiri-sendiri aja. Thanks.

5 menit kemudian

“Maaf mom ada tambahan dua lagi nih yang japri. Katanya pesen jaket di mang Ujang di ujung lampu merah itu harganya murah. Mungkin bisa di-follow up? Trims.”

Mohon maaf, kalau begitu keberadaan group ini untuk apa ya? Ini tipe penyambung lidah atau tipe monolog sebenarnya? 😨

Demikianlah kaum mama, suka mempersulit apa yang mudah. Memperbesar apa yang sebenarnya kecil.

jadi... selamat menimbang, tipe yang manakah anda, tetangga anda, istri anda, teman anda, istrinya teman anda, 😄😄

#lelakidibalikkemudi
#alphard
#gl200
#pajero
#crv
#innova
#jazz

Tambahkan teks

Minggu, 11 Agustus 2019

Idul Adha itu berQurban atau berKorban

*Tiga hal yang membawa penyakit :*
1) ﺍﻟﻜﻼﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
1. Banyak bicara
2) ﺍﻟﻨﻮﻡ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
2. Banyak tidur
3) ﺍﻷﻛﻞ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮ
3. Banyak makan
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎﺀ ﺗﻬﺪﻡ ﺍﻟﺒﺪﻥ :

*Empat hal yang merusak badan :*
1) ﺍﻟﻬﻢ
1. Duka
2) ﺍﻟﺤﺰﻥ
2. Sedih
3) ﺍﻟﺠﻮﻉ
3. Lapar
4) ﺍﻟﺴﻬﺮ
4. Tidak Tidur Malam
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺰﻳﺪ ﻓﻲ ﻣﺎﺀ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﻭﺑﻬﺠﺘﻪ :

*Lima hal yang menambah cerah wajah :*
1) ﺍﻟﺘﻘﻮﻯ
1. Taqwa
2) ﺍﻟﻮﻓﺎﺀ
2. Jujur
3) ﺍﻟﻜﺮﻡ .
3. Pemurah
4) ﺍﻟﻤﺮﻭﺀﺓ
4. Jaga Kehormatan

5. Pemaaf
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺗﺠﻠﺐ ﺍﻟﺮﺯﻕ :

*Empat hal yang menarik rezeki :*
1) ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻠﻴﻞ
1. Qiyamul Lail
2) ﻛﺜﺮﺓ ﺍﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ ﺑﺎﻷﺳﺤﺎﺭ
2. Banyak istighfar waktu 2/3 malam
3) ﺗﻌﺎﻫﺪ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ
3. Biasa Bersedeqah
4) ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻨﻬﺎﺭ ﻭﺁﺧﺮﻩ
4. Berdzikr waktu awal pagi dan petang
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻭثلاثة ﺗﻤﻨﻊ ﺍﻟﺮﺯﻕ

*Tiga hal yang menjauhkan rezeki :*
1) ﻧﻮﻡ ﺍﻟﺼﺒﺢ
1. Tidur waktu pagi
2) ﻗﻠﺔ ﺍﻟﺼﻼﺓ
2. Sedikit sholat
3) ﺍﻟﻜﺴﻞ
3. Malas
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻛﻠﻤﺎ ﻫﻤﻤﺖ ﺑﻔﻌﻞ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﺗﺬﻛﺮ ﺛﻼﺙ ﺁﻳﺎﺕ :

*Setiap kali ingin membuat maksiat* *ingat*
*tiga ayat :*
1-" ﺃﻟﻢ ﻳﻌﻠﻢ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺮﻯ "
"Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah sedang melihat"

2-" ﻭﻟﻤﻦ ﺧﺎﻑ ﻣﻘﺎﻡ ﺭﺑﻪ ﺟﻨﺘﺎﻥ "
"Siapa yang takut kepada kedudukan Tuhannya baginya dua syurga"

3-" ﻭﻣﻦ ﻳﺘﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻪ ﻣﺨﺮﺟﺂ “
"Siapa yang bertaqwa kepada Allah. Dia jadikan baginya jalan penyelesaian"
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻻ ﺗﺒﺨﻞ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻜﻠﻤﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺍﺻﺤﺎﺑﻚ ﻭﺍﺣﺒﺎﺑﻚ .. !!

*Jangan pelit membagikan  tulisan ini kepada teman-teman kita ..... !!!!!*

💌semoga bermanfaat *Assalamu'alaikum...*

          Bukalah dan bacalah
       

          Allah SWT telah berfirman.

          Bunyinya :

          *"Sedikit waktu lagi Aku akan menggoncang kan langit dan bumi, laut dan darat".*

          *Biar mereka semua tahu bahwa Mu'jizat Allah itu ada !!!*       

Allah berfirman : *"Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa saja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia)"*

Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk meniti perjalan hidup kita ini.

*Kuatkan berfikir utk akhirat*.
Karena dunia ini akan kita tinggalkan.

*Subhanallah...* 😫😭

Ringan-ringankanlah tangan untuk membagi berita  ini. Akan mendapat  pahala mengingatkan saudara Islam...

Yg bilang aamiin semoga diberi rezeki yg melimpah aamiin..

Kirim _*La illaha illa Allah*_,
_*Muhammadu Rasulullah*

Sabtu, 20 Juli 2019

Setia Pada Satu Nomor HP Tanda Orang Yang Dapat Dipercaya

Ayo siapa di sini yang belum pernah ganti nomor selama 10 tahun lebih? Boro-boro sepuluh tahun, setiap kuota habis aja udah ganti nomor hp. Mana mungkin tidak mengganti nomor hp selama bertahun-tahun kalau kondisinya seperti itu.
Memang ada beberapa alasan kenapa kebanyakan pengguna smartphone sering sekali mengganti nomor handphonenya. Salah satunya tadi karena kuota habis, dibandingkan isi ulang, lebih baik beli lagi kartu karena lebih murah. Terus ada yang ganti nomor karena baru putus dengan pacarnya atau karena menghindar dari tagihan hutang.
Tapi jika selama 10 tahun lebih kamu belum pernah ganti nomor sekalipun, tanda kamu memiliki kepribadian hebat. Menurut survey yang dilakukan di China, Inggris dan Amerika, menyatakan bahwa orang yang tidak pernah mengganti nomor ponselnya selama 5-10 tahun adalah sosok orang yang dapat dipercaya.
Lalu apa alasannya orang tersebut dapat dipercaya? Ada beberapa alasan yang memotivasi orang tersebut untuk tidak ganti nomor dari dulu sampai sekarang. Simak alasannya berikut ini yang dilansir Wow Menariknya.
  • Tidak punya hutang
Orang yang punya banyak utang, biasanya takut ditagih-tagih melalui telepon atau chat oleh debt collector. Agar tidak diteror lagi, kebanyakan orang lebih memilih ganti nomor dengan harapan bisa lepas dari jeratan hutang.
Tahu tidak kalau orang yang tidak tanggung jawab terhadap hutang-hutangnya atau tidak ada niat untuk membayar hutangnya adalah tipe orang yang suka berbohong dan tidak dapat dipercaya.
Buktinya saja pas mau ngehutang, melasnya kayak orang yang susah dan berjanji akan melunasi hutangnya. Tapi kenyataannya dia malah menghindari dari hutang-hutangnya.
  • Senang akan masa lalu
Salah satu motivasi seseorang tidak mengganti nomor handphonenya dari dulu sampai sekarang karena dia tidak inging kehilangan teman-teman lamanya. Kamu kadang kangen masa lalu saat bersama teman-temanmu dulu. Dengan tidak mengganti nomor, kamu berharap ada teman-teman yang mau ngajak kumpul bareng.
  • Suka menolong orang lain
Mening ganti nomor hp aja, bosan banyak orang yang minta tolong. Ya, ada alasan lain kenapa seseorang memilih ganti nomor, salah satunya karena ingin menghindari dari orang-orang yang suka minta tolong kepadanya.
Sedangkan orang yang tidak pernah ganti nomor, tidak akan merasa keberatan ketika ada teman atau kerabat yang minta tolong kepadanya. Bisa disimpulkan bahwa orang yang tidak pernah mengganti nomor hpnya selama bertahun-tahun adalah tipe penolong.
Memang tidak ada hubungan spesifik antara nomor telepon dengan kepribadian seseorang. Tapi kita bisa melihat kepribadian seseorang dari kebiasaannya.

Selasa, 07 Mei 2019

FASTING alias PUASA

Jangan kaget ya.. pada jam 12 s/d 18 kita akan merasa lemas.

Bersyukurlah..
Karena berarti akan dimulai satu proses yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita.

Proses itu adalah AUTOLISIS.

*Autolisis adalah proses pembuangan sel-sel yang mati atau rusak di dalam tubuh kita.*

Bayangkan..
Kalau kita lagi gak puasa..
Organ pencernaan kita hampir ga pernah berhenti bekerja.
Setiap kita makan, butuh +-8 jam organ pencernaan kita bekerja.

Jam 7 sarapan pagi, maka jam 15 organ baru selesai bekerja, eh jam 12 kita sudah makan lagi.

Dari jam 12 harusnya selesai jam 20, kita makan lagi jam 19. Belum lagi kalo jam 23nya ngemil/makan mie tektek/nasi goreng.

*Astagfirullah..*

Kalo tubuh kita bisa ngomong..
mungkin dia akan bilang..
Boss saya resign aja yaa

Nah..
Pas kita puasa..
Sahur jam 4, organ bekerja sampai jam 12.

Jam 12 s/d jam 18, organ kita nganggur gak ada kerjaan. 6 jam lhoo..
Lumayan tuh.

Ibarat ibu-ibu di rumah..
Klo lagi gak ada kerjaan, kan suka beres-beres rumah, rapi-rapi, bersih-bersih, buang barang-barang yang gak kepake.

Nah sama.
organ kita klo lagi gak ada kerjaan, mereka akan melakukan bersih-bersih tubuh,  inilah Autolisis.

*Keren kan..*

Inilah kenapa puasa itu sehat, bahkan in syaa Allah bisa ngobatin banyak penyakit. Maag, diabet, ginjal, bahkan kanker.

Makin banyak puasa.
Makin bersih tubuh kita..
Makin sehat kita.
In syaa Allah

*Maka bahagialah kita diperintahkan puasa.*

Selamat berpuasa
Semoga makin cinta menjalankan puasa
sehat selalu.
*_Aamiin_* 🙂🙏👍

Jumat, 21 Desember 2018

SHOLATLAH

SHOLATLAH MESKIPUN
ENGKAU BERMAKSIAT & BANYAK DOSA!!!

Tak peduli apa yg terjadi pada hidupmu...
Sholatlah!
Tak peduli seberapa besar Dosa2mu...
Sholatlah!
Tak ada celah untuk meninggalkannya
Seorang saudari bertanya : "Saudaraku aku belum berjilbab!"
Aku katakan padanya : "Sholatlah!"
Ia berkata : "lihatlah, aku belum berpakaian islami!"

Aku katakan padanya : "Sholatlah!"
"Aku minum alkohol!"
"Sholatlah!"
"Aku bisnis narkoba?"
"Sholatlah!"
"Aku telah berzina dg pacarku!"
Aku katakan padanya: "sholatlah!"

Apapun yg terjadi pada hidupmu, sholatlah!
"Saudaraku, bagaimana mungkin aku sholat sementara aku bermaksiat? Itu penghinaan dan aku seperti orang munafik.?"
Tidak saudara/saudariku, karna itulah kita sholat.

Karna kita tak ada yg sempurna, selalu melakukan dosa dan kesalahan. Para Nabi-nabi Allah pun pasti pernah melakukan kesalahan. Maka sholatlah!

Allah berfirman :"Sesungguhnya sholat itu mencegah (perbuatan) keji dan mungkar"
(QS. Al Ankabuut : 45)

"Sholatlah!!!"

Sebagian orang ada yg berkata: "Saya perbaiki diri dulu, kalo sudah insaf, insha Allah saya akan sholat."

"Saudara/Saudariku, Engkau Takkan Bisa Memperbaiki Apapun
Jika Engkau Meninggalkan Sholat"
Yakinlah Saudara/Saudariku, Allah tidak peduli walau dosa mu sebanyak buih di lautan & Yakinlah Allah sayang dg hamba-nya yg mau kembali ke DIA.
Taat itu nikmat & bisa membunuh maksiat.