Senin, 22 April 2013
Mencium Tangan Suami, Laksana Mencium Hajar Aswad Pahalanya
Door price buat para ISTRI seorang istri yang mencium tangan suaminya, laksana mencium hajar aswad pahalanya... (hadehh cerita teman yang sudah haji "mendekat hajar aswad ajach susahnya minta ampun apalagi mau mencium.
- ada lagi seorang istri yang memberikan senyuman untuk suaminya PAHALANYA = berangkat haji..
- masih mau lagi bahkan hal yang sepele saja seperti mencucikan CD (celana dalam) itu dihukumi ibadah yang tentu pahala sebagai imbalannya. mau tahu tidak bu, berapa pahala dari hanya mencucikan Cdnya suami ?, saya kasih tahu ya bu,diampuni 1000 dosanya...
- hadiahnya utamanya...
wanita (ibu) yang mengandung itu diberikan kemulian oleh Allah, yang mana disiang hari seorang wanita yang mengandung meskipun hanya makan, minum, ngemiiil saja dihukumi seperti orang yang sedang melaksanakan puasa. Selanjutnya melahirkan dan selamat maka mendapat pahala atas perjuangannya menahan rasa sakit saat hendak melahirkan, dan jikalau wanita tersebut meninggal dunia maka syahidlah baginya, subhanallah betapa mulia seorang wanita (ibu).
- ada lagi menyusui anak dan menghormati suami
Jangan Berbangga Hati
Akan tetapi jangan berbangga dan berlega hati terlebih dulu ya bu dengan kesemuanya itu!, sehingga melalaikan amal-amal shalih, shodaqah, dan amal yang mendapat ridlo dari Allah. Akan tetapi banyak hal sepele yang menjadikan wanita itu terpeleset dalam kenistaan dan api neraka, contoh kecil dalam berdandan, bertutur kata, dan mendampingi suami dalam keseharian... >baik apa nggak<
Senin, 15 April 2013
Yang Terlupakan Oleh Kedua Orang Tua
Ternyata Mencium Anak
Mendatangkan Rahmat Allah
Sering kita dapati seseorang yang mendidik anaknya dengan cara yang keras…dengan menggunakan pukulan..bahkan tendangan…
Bahkan jika tangannya telah lelah memukul maka iapun menggunakan tongkat atau cambuk untuk memukul anaknya. Sementara jika bertemu dengan sahabat-sahabatnya jadilah ia orang yang paling lembut dan ramah.
Memang benar bahwa boleh bagi seorang ayah atau ibu untuk mendidik anaknya dengan memukul, akan tetapi hal itu keluar dari hukum asal. Karena hukum asal dalam mendidik…bahkan dalam segala hal adalah dengan kelembutan. Kita –sebagai orang tua- tidak boleh berpindah kepada metode pemukulan kecuali jika kondisinya mendesak. Itupun tidak boleh dengan pemukulan yang semena-mena, semau kita, seperti pukulan yang menimbulkan bekas…terlebih lagi yang mematahkan tulang…Sering syaitan menghiasi para orang tua dengan menjadikan mereka menyangka bahwa metode kekerasan dalam mendidik anak-anak adalah metode yang terbaik dan praktis serta metode yang singkat dan segera mendatangkan keberhasilan. Karena dengan kekerasan dalam sekejap sang anak menjadi penurut. ‘
Ingatlah ini semua hanyalah was-was syaitan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
“Tidaklah kelembutan pada sesuatupun kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatupun kecuali akan memperburuknya” (Dishahihkan oleh Al-Albani)
Memang benar…jika seorang anak disikapi keras maka ia akan nurut dan patuh…akan tetapi hanya sekejap dan sementara…
Kenyataan yang ada menunjukan bahwa jika seorang ayah atau ibu yang senantiasa memukuli dan mengerasi anak-anak mereka akan menimbulkan dampak buruk:
- Jadilah kedua orang tua tersebut berhati keras…, hilang kelembutan dari mereka, karena mereka telah membiasakan kekerasan dalam hati mereka
- Bahkan anak-anak mereka yang sering mereka pukuli pun menjadi keras…, keras dan kasar sikap mereka dan juga keras hati mereka.
- Bahkan tidak jarang sang anak yang dikerasi maka semakin menjadi-jadi keburukannya. Terutama jika sang anak merasa aman dari control kedua orang tuannya. Hal ini menunjukan sikak keras terhadap seringnya tidak membuahkan keberhasilan dalam mendidik anak-anak
- Kalaupun metode kekerasan berhasil merubah sang anak menjadi seorang anak yang “tidak nakal” maka bagaimanapun akan berbeda hasilnya dengan seorang anak yang dibina dengan kelembutan. Seorang anak yang “tidak nakal” yang merupakan buah metode kekerasan tidak akan memiliki kelembutan dalam sikap dan tutur kata serta kelembutan hati yang dimiliki oleh seorang anak yang dididik dengan penuh kelembutan !!.
Adapun jika kedua orang tua bersikap lembut kepada anak-anak mereka, dan tidak memukul kecuali dalam kondisi terdesak, sehingga tidak keseringan…maka akan menimbulkan banyak dampak positif, diantaranya :
- Kedua orang tua tetap bisa menjaga kelembutan hati keduanya
- Kelembutan hati anak-anak mereka juga bisa terjaga, demikian pula akhlak anak-anak mereka menjadi akhlak yang mulia. Karena mereka telah meneladani kedua orang tua mereka yang selalu bersikap lembut dan sayang kepada mereka
- Anak-anak tatkala telah dewasa maka yang mereka selalu kenang adalah kebaikan, kelembutan, ciuman kedua orang tua mereka yang telah bersabar dalam mendidik mereka. Jadilah mereka anak-anak yang berbakti yang selalu ingin membalas budi kebaikan kedua orang tua mereka.
- Kedua orang tua akan mendapatkan rahmat Allah dan ganjaran dari Allah karena sikap lembut mereka kepada anak-anak mereka
Abu Hurairah –semoga Allah meridhoinya- berkata :
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Al-Hasan bin ‘Ali, dan di sisi Nabi ada Al-Aqro’ bin Haabis At-Tamimiy yang sedang duduk. Maka Al-Aqro’ berkata, “Aku punya 10 orang anak, tidak seorangpun dari mereka yang pernah kucium”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallampun melihat kepada Al-’Aqro’ lalu beliau berkata, “Barangsiapa yang tidak merahmati/menyayangi maka ia tidak akan dirahmati” (HR Al-Bukhari no 5997 dan Muslim no 2318)
Dalam kisah yang sama dari ‘Aisyah –semoga Allah meridhoinya- ia berkata :
“Datang seorang arab badui kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Apakah kalian mencium anak-anak laki-laki?, kami tidak mencium mereka”. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu” (HR Al-Bukhari no 5998 dan Muslim no 2317)
Ibnu Batthool rahimahullah berkata, “Menyayangi anak kecil, memeluknya, menciumnya, dan lembut kepadanya termasuk dari amalan-amalan yang diridhoi oleh Allah dan akan diberi ganjaran oleh Allah. Tidakkah engkau perhatikan Al-Aqro’ bin Haabis menyebutkan kepada Nabi bahwa ia memiliki 10 orang anak laki-laki tidak seorangpun yang pernah ia cium, maka Nabipun berkata kepada Al-Aqro’ ((Barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayang)).
Maka hal ini menunjukan bahwa mencium anak kecil, menggendongnya, ramah kepadanya merupakan perkara yang mendatangkan rahmat Allah. Tidak engkau perhatikan bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggendong (*cucu beliau) Umaamah putrinya Abul ‘Aash (*suami Zainab putri Nabi) di atas leher beliau tatkala beliau sedang sholat?, padahal sholat adalah amalan yang paling mulia di sisi Allah dan Allah telah memerintahkan kita untuk senantiasa khusyuk dan konsentrasi dalam sholat. Kondisi Nabi yang menggendong Umaamah tidaklah bertentangan dengan kehusyu’an yang diperintahkan dalam sholat. Nabi kawatir akan memberatkan Umaamah (*si kecil cucu beliau) kalau beliau membiarkannya dan tidak digendong dalam sholat.
Pada sikap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini merupakan teladan yang paling besar bagi kita, maka hendaknya kita meneladani beliau dalam menyayangi anak-anak baik masih kecil maupun yang besar, serta berlemah lembut kepada mereka” (Syarh Shahih Al-Bukhari karya Ibnu Batthool, 9/211-212)
Syaikh Ibnu Al-’Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
(Barangsiapa yang tidak merahamati maka tidak dirahmati), yaitu barangsiapa yang tidak merahmati manusia maka ia tidak akan dirahmati oleh Allah Azza wa Jalla –kita berlindung kepada Allah akan hal ini-, serta Allah tidak memberi taufiq kepadanya untuk merahmati. Hadits ini menunjukan bahwa bolehnya mencium anak-anak kecil karena rahmat dan sayang kepada mereka, apakah mereka anak-anakmu ataukah cucu-cucumu dari putra dan putrimu atau anak-anak orang lain. Karena hal ini akan mendatangakna rahmat Allah dan menjadikan engkau memiliki hati yang menyayangi anak-anak. Semakin seseorang rahmat/sayang kepada hamba-hamba Allah maka ia semakin dekat dengan rahmat Allah. Bahkan Allah mengampuni seorang wanita pezina tatkala wanita pezina tersebut merahmati seekor anjing yang menjilat-jilat tanah karena kehausan…
(Barangsiapa yang tidak merahamati maka tidak dirahmati), yaitu barangsiapa yang tidak merahmati manusia maka ia tidak akan dirahmati oleh Allah Azza wa Jalla –kita berlindung kepada Allah akan hal ini-, serta Allah tidak memberi taufiq kepadanya untuk merahmati. Hadits ini menunjukan bahwa bolehnya mencium anak-anak kecil karena rahmat dan sayang kepada mereka, apakah mereka anak-anakmu ataukah cucu-cucumu dari putra dan putrimu atau anak-anak orang lain. Karena hal ini akan mendatangakna rahmat Allah dan menjadikan engkau memiliki hati yang menyayangi anak-anak. Semakin seseorang rahmat/sayang kepada hamba-hamba Allah maka ia semakin dekat dengan rahmat Allah. Bahkan Allah mengampuni seorang wanita pezina tatkala wanita pezina tersebut merahmati seekor anjing yang menjilat-jilat tanah karena kehausan…
Jika Allah menjadikan rasa rahmat/kasih sayang dalam hati seseorang maka itu merupakan pertanda bahwa ia akan dirahmati oleh Allah…”
“Maka hendaknya seseorang menjadikan hatinya lembut, ramah, dan sayang (kepada anak-anak), berbeda dengan kondisi sebagian orang bodoh. Bahkan tatkala anaknya yang masih kecil menemuinya sementara ia sedang di warung kopi maka iapun membentak dan mengusir anaknya. Ini merupakan kesalahan. Lihatlah bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik dan mulia akhlak dan adabnya. Suatu hari beliau sedang sujud –tatkala beliau mengimami para sahabat- maka datanglah Al-Hasan bin Ali bin Abi Thoolib, lalu –sebagaiman sikap anak-anak-, Al-Hasanpun menaiki pundak Nabi yang dalam kondisi sujud. Nabipun melamakan/memanjangkan sujudnya. Hal ini menjadikan para sahabat heran (*mereka berkata :
“Wahai Rasulullah, engkau telah memperpanjang sujudmu, kami mengira telah terjadi sesuatu atau telah diturunkan wahyu kepadamu”-pen),
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada mereka,
“Bukan…, akan tetapi cucuku ini menjadikan aku seperti tunggangannya, maka aku tidak suka menyegerakan dia hingga ia menunaikan kemauannya” (*HR Ahmad no 16033 dengan sanad yang shahih-pen dan An-Nasaai no 1141 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Yaitu aku tidak ingin segera bangkit dari sujudku hingga ia menyelesaikan keinginannya. Ini buah dari rasa kasih sayang.
Pada suatu hari yang lain Umamah binti Zainab putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang masih kecil dibawa oleh Nabi ke masjid. Lalu Nabi sholat mengimami para sahabat dalam kondisi menggendong putri mungil ini. Jika beliau sujud maka beliau meletakkannya di atas tanah, jika beliau berdiri maka beliau menggendongnya. Semua ini beliau lakukan karena sayang kepada sang cucu mungil. Padahal bisa saja Nabi memerintahkan Aisyah atau istri-istrinya yang lain untuk memegang cucu mungil ini, akan tetapi karena rasa kasih sayang beliau. Bisa jadi sang cucu hatinya terikat senang dengan kakeknya shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi ingin menenangkan hati sang cucu mungil.
Pada suatu hari Nabi sedang berkhutbah, lalu Al-Hasan dan Al-Husain (*yang masih kecil) datang memakai dua baju –mungkin baju baru-. Baju keduanya tersebut kepanjangan, sehingga keduanya tersandung-sandung jatuh bangun tatkala berjalan. Maka Nabipun turun dari mimbar lalu menggendong keduanya dihadapan beliau (*di atas mimbar) lalu beliau berkata:
“Maha benar Allah…”Hanyalah harta kalian dan anak-anak kalian adalah fitnah”, aku melihat kedua anak kecil ini berjalan dan terjatuh, maka aku tidak sabar hingga akupun memutuskan khutbahku dan aku menggendong keduanya” (HR At-Thirmidzi no 2969 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Kemudian beliau melanjutkan khutbah beliau (*lihat HR Abu Dawud no 1016 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Yang penting hendaknya kita membiasakan diri kita untuk menyayangi anak-anak, demikian juga menyayangi semua orang yang butuh kasih sayang, seperti anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang lemah (tidak mampu) dan selain mereka. Dan hendaknya kita menjadikan dalam hati kita rasa rahmat (kasih sayang) agar hal itu menjadi sebab datangnya rahmat Allah bagi kita, karena kita juga butuh kepada rahmat” (dari Syarah Riyaad As-Shoolihiin, dengan sedikit perubahan)
Sungguh mulia akhlak Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada anak-anak…beliau menggendong anak-anak…bahkan dalam sholat beliau, karena kasih sayang kepada anak-anak …mencium anak-anak adalah ibadah…mendatangkan rahmat Allah. Bahkan beliau pernah berjalan cukup jauh hanya untuk mencium putra beliau Ibrahim. Anas Bin Malik –semoga Allah meridhoinya- berkata :
Karenanya…bersabarlah wahai para orang tua dalam mendidik anak kalian…sayangilah mereka…peluklah mereka…ciumlah mereka….semuanya akan mendatangkan pahala dan rahmat A
Minggu, 27 Januari 2013
INI adalah AYAH... izzat & izzah
CATATAN SUAMI dan juga AYAH
anak''ku SEMOGA engkau KELAK menjadi SUAMI dari istri shalehah dan ISTRI dari suami yg sholeh
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...
Wahai istriku, malam telah larut, dan
aku melihat engkau telah terlelap dengan indahnya menuju mimpi-mimpimu,
dapat aku melihat engkau tersenyum dengan indahnya di dalam tidurmu.
Wahai istriku, beristirahatlah sebentar sebelum engkau bangun untuk
mengerjakan sholat malammu …
Wahai istriku, dapat aku melihat bulir-bulir keringat membasahi keningmu, mungkin karena udara yang terasa panas di malam ini membuatmu banyak berkeringat dalam tidurmu, memang kamar yang sempit ini tidak memiliki AC, tidak banyak memiliki hiasan dan perabotan yang mahal, tidak juga kita tidur beralaskan tempat tidur yang empuk dan mewah.
Namun diriku selalu bersyukur kepada Allah karena engkau menerima semua ini dengan lapang dada dan penuh kesabaran.
Wahai istriku, meski aku belum dapat menghadiahi rumah dan tabungan kita tidak tentu isinya namun doa dan usaha semoga tetap istiqomah aku jalani, semoga Allah Ta’ala memberikan kita tambahan rizki agar mampu membeli rumah yang didalamnya penuh berkah, agar kita terlindung dari terik panas dan dinginnya malam, agar anak-anak kita pun bisa bernaung dari derasnya hujan dan memiliki tempat bermain.
Memang yang kita tempati saat ini tidak luas, namun bersama dirimu dan anak-anak kita semuanya menjadi teramat indah… sebagai bagian dari kebahagiaan, namun aku memiliki sebagian kebahagiaan yang lain, yaitu dirimu sebagai istri yang shalihah yang selalu berada di sampingku, bersabar atas semua kesempitan dunia ini.
Wahai ibu dari anak-anakku, terima kasih karena engkau tidak mengeluh karena ketidak mampuan suamimu untuk membelikan sebuah rumah bagimu, terima kasih engkau telah membangkitkan semangatku untuk beribadah kepada Allah di tengah-tengah kesulitan kita, terima kasih atas kesabaranmu mendidik anak-anak kita ditengah kekurangan ini.
Terima kasih wahai istriku engkau selalu mengingatkan aku untuk bersyukur rizki yang diberikan-Nya kepada kita sehingga kita bisa makan setiap hari tanpa kekurangan.
Wahai istriku perkenankanlah suamimu mengajakmu membangun sebuah rumah dan istana yang indah di surga kelak, dunia ini bukan bagian kita, dan kita tidak akan tinggal lama di dalamnya. Birlah kita kelak keluar dari segala kesempitan ini menuju kelapangan yang indah, Insya Allah.
Wahai istriku mari kita bangun sebuah rumah di surga dengan selalu mengingat-Nya, berusaha istiqomah walau di tengah kesibukanmu mengurus rumah tangga dan anak-anak kita, berusahalah demi kebaikanmu dan kebaikan kita semua, aku akan menafkahi, membantumu menjaga dan mendidik anak-anak kita
Wahai istriku, mari kita bangun sebuah rumah di surga dengan meninggalkan debat, DEBAT itu hanya akan meninggalkan permusuhan dan kebencian, maka bersabarlah ketika engkau sedang menasihati SUAMI dan ANAK"mu, maka perhatikanlah hak-haknya, jika dia bertanya kepadamu maka jawablah dengan baik sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah,
Wahai istriku, janganlah engkau banyak bercanda, apalagi jika engkau membumbuinya dengan dusta. Sungguh kedustaan itu akan meruntuhkan bagian rumahmu disurga kelak.
Wahai istriku, perbaguslah akhlakmu, berhiaslah dengan akhlak yang shalihah, berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah, karena bukan saja engkau akan mendapatkan sebuah rumah di bagian teratas surga, engkau juga akan mendpatkan kecintaan dari Allah, kemudian dari aku suamimu, dari anak-anakmu, dari para orang tua kita dan saudara"
Wahai istriku, kenalilah dunia dengan segala perangkapnya, dengan segala keburukan di dalamnya,
Abu Hazim berkata, “Barangsiapa yang mengenal dunia, niscaya dia tidak akan senang dengan kemegahan yang ada di dalamnya dan tidak akan bersedih dengan bencana yang ada di dalamnya.”
Karena itu wahai istriku mari kita lalui kehidupan di dunia ini sebagaimana seseorang yang asing, sebagaimana seorang pengembara dalam perantauannya, mengambil seperlunya saja apa yang menjadi hak kita, karena kita akan meninggalan negeri perantauan ini dan kembali kepada kampung halaman akhirat yang kekal.
Mari kita kumpulkan bekal sebaik-baiknya, boleh jadi melalui anak" yg sholeh dan sholehah, kelak ketika kita pulang, ada sebuah rumah yang indah menanti kita, sebuah rumah yang telah kita bangun sejak jauh hari dari sekarang ini… ketika masih di dunia ini, berkumpul dangan anak dan keturunan kita di SURGA kelak.
Wallahu’alam bishshawab,,, Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
Salam Terkasih ..
SUAMI & AYAH
(yessy & izzat-izzah)
... Semoga tulisan ini dapat ~ o ~ bermanfaat bagi ANAK-ISTRI-diriku
Semoga juga Keberkahan Allah terlimpahkan kepada kita semua...
anak''ku SEMOGA engkau KELAK menjadi SUAMI dari istri shalehah dan ISTRI dari suami yg sholeh --doa AYAH--
anak''ku SEMOGA engkau KELAK menjadi SUAMI dari istri shalehah dan ISTRI dari suami yg sholeh
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...
| Ayah-Izzah-Izzat C E R I A |
Wahai istriku, dapat aku melihat bulir-bulir keringat membasahi keningmu, mungkin karena udara yang terasa panas di malam ini membuatmu banyak berkeringat dalam tidurmu, memang kamar yang sempit ini tidak memiliki AC, tidak banyak memiliki hiasan dan perabotan yang mahal, tidak juga kita tidur beralaskan tempat tidur yang empuk dan mewah.
Namun diriku selalu bersyukur kepada Allah karena engkau menerima semua ini dengan lapang dada dan penuh kesabaran.
Wahai istriku, meski aku belum dapat menghadiahi rumah dan tabungan kita tidak tentu isinya namun doa dan usaha semoga tetap istiqomah aku jalani, semoga Allah Ta’ala memberikan kita tambahan rizki agar mampu membeli rumah yang didalamnya penuh berkah, agar kita terlindung dari terik panas dan dinginnya malam, agar anak-anak kita pun bisa bernaung dari derasnya hujan dan memiliki tempat bermain.
Memang yang kita tempati saat ini tidak luas, namun bersama dirimu dan anak-anak kita semuanya menjadi teramat indah… sebagai bagian dari kebahagiaan, namun aku memiliki sebagian kebahagiaan yang lain, yaitu dirimu sebagai istri yang shalihah yang selalu berada di sampingku, bersabar atas semua kesempitan dunia ini.
Wahai ibu dari anak-anakku, terima kasih karena engkau tidak mengeluh karena ketidak mampuan suamimu untuk membelikan sebuah rumah bagimu, terima kasih engkau telah membangkitkan semangatku untuk beribadah kepada Allah di tengah-tengah kesulitan kita, terima kasih atas kesabaranmu mendidik anak-anak kita ditengah kekurangan ini.
Terima kasih wahai istriku engkau selalu mengingatkan aku untuk bersyukur rizki yang diberikan-Nya kepada kita sehingga kita bisa makan setiap hari tanpa kekurangan.
Wahai istriku perkenankanlah suamimu mengajakmu membangun sebuah rumah dan istana yang indah di surga kelak, dunia ini bukan bagian kita, dan kita tidak akan tinggal lama di dalamnya. Birlah kita kelak keluar dari segala kesempitan ini menuju kelapangan yang indah, Insya Allah.
Wahai istriku mari kita bangun sebuah rumah di surga dengan selalu mengingat-Nya, berusaha istiqomah walau di tengah kesibukanmu mengurus rumah tangga dan anak-anak kita, berusahalah demi kebaikanmu dan kebaikan kita semua, aku akan menafkahi, membantumu menjaga dan mendidik anak-anak kita
Wahai istriku, mari kita bangun sebuah rumah di surga dengan meninggalkan debat, DEBAT itu hanya akan meninggalkan permusuhan dan kebencian, maka bersabarlah ketika engkau sedang menasihati SUAMI dan ANAK"mu, maka perhatikanlah hak-haknya, jika dia bertanya kepadamu maka jawablah dengan baik sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah,
Wahai istriku, janganlah engkau banyak bercanda, apalagi jika engkau membumbuinya dengan dusta. Sungguh kedustaan itu akan meruntuhkan bagian rumahmu disurga kelak.
Wahai istriku, perbaguslah akhlakmu, berhiaslah dengan akhlak yang shalihah, berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah, karena bukan saja engkau akan mendapatkan sebuah rumah di bagian teratas surga, engkau juga akan mendpatkan kecintaan dari Allah, kemudian dari aku suamimu, dari anak-anakmu, dari para orang tua kita dan saudara"
Wahai istriku, kenalilah dunia dengan segala perangkapnya, dengan segala keburukan di dalamnya,
Abu Hazim berkata, “Barangsiapa yang mengenal dunia, niscaya dia tidak akan senang dengan kemegahan yang ada di dalamnya dan tidak akan bersedih dengan bencana yang ada di dalamnya.”
Karena itu wahai istriku mari kita lalui kehidupan di dunia ini sebagaimana seseorang yang asing, sebagaimana seorang pengembara dalam perantauannya, mengambil seperlunya saja apa yang menjadi hak kita, karena kita akan meninggalan negeri perantauan ini dan kembali kepada kampung halaman akhirat yang kekal.
Mari kita kumpulkan bekal sebaik-baiknya, boleh jadi melalui anak" yg sholeh dan sholehah, kelak ketika kita pulang, ada sebuah rumah yang indah menanti kita, sebuah rumah yang telah kita bangun sejak jauh hari dari sekarang ini… ketika masih di dunia ini, berkumpul dangan anak dan keturunan kita di SURGA kelak.
Wallahu’alam bishshawab,,, Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
Salam Terkasih ..
SUAMI & AYAH
(yessy & izzat-izzah)
... Semoga tulisan ini dapat ~ o ~ bermanfaat bagi ANAK-ISTRI-diriku
Semoga juga Keberkahan Allah terlimpahkan kepada kita semua...
anak''ku SEMOGA engkau KELAK menjadi SUAMI dari istri shalehah dan ISTRI dari suami yg sholeh --doa AYAH--
Senin, 05 November 2012
KORUPTOR produk asli INDONESIA
Sekedar pemberitahuan saja Inilah Negeriku...
Bangun tidur anda minum apa ?
Bangun tidur anda minum apa ?
Aqua ? (74% sahamnya milik Danone prsh
Perancis) atau Teh Sariwangi (100% saham milik Unilever Inggris.) Minum
Susu SGM (milik Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico
Belanda).Lalu mandi pakai Lux dan Pepsodent. (Unilever,Inggris). Sarapan
? Berasnya beras impor dari Thailand (BULOG pun impor), Gulanya jg
Impor (Gulak...u). Mau santai habis makan, rokoknya Sampoerna (97% saham milik Philip Morris Amerika).
Keluar rumah naik motor/mobil buatan Jepang, Cina,India, Eropa tinggal pilih. Sampai kantor nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina.Pakai komputer, hp (operator Indosat, XL, Telkomsel semuanya milik asing; Qatar, Singapura, Malaysia). Mau belanja ? Ke Carrefour, punya Perancis. Kalo gitu ke Alfamart(75% sahamnya Carrefour).
Bagaimana dengan Giant? Ini punya Dairy Farm International, Malaysia yg juga Hero. Malam2 iseng nongkrong ke Circle K dari Amerika.Ambil uang di ATM BCA, Danamon, BII,Bank Niaga ah
semuanya sudah milik asing walaupun namanya masih Indonesia.
Bangun rumah pake semen Tiga Roda Indocement sekarang milik Heidelberg (Jerman ,61,70%). Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punyanya Holcim (Swiss). Masih banyak lagi kalo mau diterusin. By the way, BB atau HP anda-pun buatan Cina, beda tipis sama saya punya buatan Canada.
Sadarkah Indonesia saat ini sedang terjajah? Bahkan untuk hidup di negeri ini pun sulit.
Tenang, Minimal kita masih punya
koruptor Asli Indonesia !!
KORUPTOR produk asli INDONESIA
Jumat, 19 Oktober 2012
Berani Hidup Harus Berani Menghadapi Masalah
yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak
mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.
"Boleh
jadi Allah mengabulkan harapan kita dengan tak memberi apa yang kita
inginkan karena Dia Maha Tahu bahaya yang akan menimpa dibalik keinginan
kita"
"Semakin
ingin menunjukan diri kita agar diakui, dihormati, maka semakin
tertekan, tegang dan melelahkan bathin, dan biasanya makin tak disukai."
"Menata Hati dengan Kelembutan Cinta. "
"Tak
jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah
untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah
hidup merdeka."

"Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini"
"Yang
penting bagi pimpinan bukan memaksa anggotanya menaati kepada
perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus dilakukannya
dengan penuh kesadaran."
"Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali."
"Komentar
spontan kita mungkin hanya satu patah kata, tapi bisa melukai hati dan
menimbulkan kebencian mendalam, oleh karena itu waspadalah walau hanya
sepatah kata"
"Mustahil
semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat baik semaksimal
mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat yang terbaik,
karena itulah yang kembali kepada kita.
"Keberanian
untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih
menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu
atau sok tahu"
"Melawan
kemarahan dengan kemarahan lebih banyak menimbulkan masalah baru.
Ketenangan, kejernihan dan sikap yang terkendali, insya Allah akan lebih
menjadi solusi"
"Hati
manusia berubah-ubah, sekarang marah mungkin besok lusa sudah reda
bahkan mungkin lebih sayang kepada kita, oleh karena itu jangan
mendendam atau benci ber-kepanjangan."
"Akan
ada saat hati menjadi sedih dan gelisah. Jangan biarkan larut akan
mencuri hidup kita, bangkitlah, sibuklah, bergaulah dengan orang yang
manfaat dan banyaklah berzikir."
"Berani
hidup harus berani menghadapi masalah, jangan takut dan jangan gentar,
hadapi dengan benar dan tawakal, karena setiap masalah sudah diukur
Allah sesuai kemampuan kita."
"Konflik
biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan
hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar, Insya Allah akan
mudah cari solusi."
"Adakalanya
Allah memberi dengan tak mengabulkan keinginan kita, karena hanya Dia
yang tahu mudharatnya bila keinginan kita terpenuhi."
"Bila
kita dongkol dan tak menyukai pemarah, maka berjuanglah sekuat tenaga
untuk tak jadi pemarah, karena bila sama-sama pemarah maka kita
sama-sama tak disukai."
"Dimana
ada keinginan disana ada jalan, dimana tekad kian membaja rintangan tak
akan jadi penghalang, kesuksesan kian menjelang."
"Kita
tak memiliki apapun dan tak dimiliki siapapun selain milik Allah. Hidup
di dunia hanyalah mampir sejenak, mencari bekal untuk pulang dan
menanti saat maut menjemput."
"Kunci sukses adalah kegigihan untuk memperbaiki diri, dan kesungguhan untuk mempersembahkan yang terbaik dari hidup ini."
"Kebiasaan
melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, selain akan
menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan
kepercayaan."
"Orang
yang sedikit pengetahuan, wawasan dan pengalaman, seperti yang
terbelenggu dan dipenjara oleh keterbatasannya, hidup tak akan leluasa
dan sulit untuk berbahagia."
"Hidup
jauh lebih indah, aman dan menyenangkan bila saling menyayangi, namun
kasih sayang tak akan datang dengan diminta, kasih sayang akan datang
bila kita yang memberi."
"Alangkah
nikmatnya jadi pemaaf, batin tenang dan lapang, urusan menjadi mudah
dan tuntas, hidup bahagia dan mulia serta dicintai dan dihormati orang."
"Siapapun
yang merindukan sukses, maka harus bertanya pada dirinya seberapa jauh
dan sungguh-sungguh untuk berjuang, karena tiada kesuksesan tanpa
perjuangan."
"Barangsiapa
yang selalu siap dan melatih diri untuk menghadapi situasi sulit, maka
dia akan menghadapi kesulitan dengan tenang dan mudah." (Aa Gym)
"Kritik
yang didasari kedengkian akan cenderung menyakiti, menghina, mencaci,
dan hasilnya bukan perubahan melainkan kebencian dan permusuhan."
"Jadikanlah
kebahagiaan teman kita menjadi kebahagiaan kita. Ikutlah merasa
bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadanya, niscaya hidup ini
lebih indah dan mulia."
"Air
yang lembut bisa mempersatukan bahan besi, semen, kerikil, pasir
sehingga menjadi beton yang kokoh. Memang kelembutan hatilah yang akan
bisa mempersatukan."
"Hanya
orang yang tahu batas, dan disiplin dengan bataslah yang menikmati
hidup, karena orang yang tak tahu batas dan berlebihan akan menimbulkan
masalah."
"Pemimpin
yang bijak, tak perlu kelihatan serba ahli menyelesaikan masalah, tapi
justru memberi peluang anggotanya untuk kian terampil dan percaya diri
dalam mengatasai masalah."
"Jangan
takut menjadi tua, karena pasti menua. Tapi takutlah tak menjadi
dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang menjadi jalan kebahagiaan dan
kemuliaan."
"Kekuatan
seorang pemimpin sejati adalah kemampuan mengendalikan diri. Bagaimana
mungkin memimpin orang lain dengan baik, bila memimpin diri tak
sanggup."
"Ingatlah
seseorang akan bersegera, memprioritaskan dan bersungguh-sungguh
terhadap hal yang dianggapnya penting dan menguntungkan bagi dirinya,
tapi tak melakukan untuk yang sebaliknya."
"Tak
perlu menjawab penghinaan dengan penghinaan lagi, cukup jawablah dengan
evaluasi diri, gigih memperbaiki diri, dan beri bukti yang tak
terpungkiri."
"Jangan
remehkan kesalahan sekecil apapun, karena boleh jadi yang kecil itulah
yang menjadi awal malapetaka. Ketahuilah, kesalahan besar diawali
terbiasa meremehkan kesalahan kecil."
"Hentikanlah
kebiasaan memotong pembicaraan orang, apalagi dengan memberi komentar
yang tak enak, selain membuat suasana menjadi tegang, jadi menyakitkan
dan menimbulkan permusuhan."
Sabtu, 29 September 2012
Wasiat Rasulullah saw. Kepada Putrinya Fatimah Az-Zahra
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda. :
“Barang siapa beriman kepada Allah SWT. dan Hari Akhir,
hendaklah ia tidak menganggu tetangganya. Jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan dengan baik. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Jika engkau berusaha untuk meluruskannya, tulang itu akan patah. Jika engkau membiarkannya, tulang itu tetap bengkok. Oleh karena itu, jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan baik.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Perempuan, Muslimah atau biasa disebut kaum Hawa. Begitu istimewa hingga menjadi nama dalam salah satu surat di Al-Quranul Kariim. Begitu banyak kelebihan juga kekurangan, perempuan yang juga disebut-sebut sebagai ahli neraka paling banyak. Na’udzubillah.Dalam hadits diatas menyoroti kelemahan alamiah perempuan. Dalam dirinya ada kebengkokan naluriah yang tidak bisa diluruskan oleh siapapun. Namun demikian tuntutan kebijaksanaan Allah Swt., sebagaimana termasuk kebijaksanaanNya. Dia menjadikan laki-laki memiliki kemampuan untuk memelihara hal ini dengan membawanya pada pergaulan yang baik.
Imam Al-ghazali seperti dikutip dalam Al-lu’lu’ wal marjan karya Muhammad Fu’ad ‘Abdul Baqi, berkata, “Salah satu kewajiban suami terhadap istri adalah meperlakukannya dengan baik. Perlakuan baik kepadanya bukan hanya tidak menyakitinya, melainkan juga bersabar atas perilaku buruk, kelambanan, dan kemarahannya untuk meneladani Rasulullah Saw.
Ketahuilah bahwa ada istri beliau yang mengejek beliau dengan mengulang perkataanya dan ada pula yang tidak memperdulikan beliau hingga malam. Lebih dari itu, laki-laki dapat lebih bersabar atas perilaku buruk istri dengan humor yang bisa menyenangkan hati.”Berikut ini ada sepuluh wasiat Rasulullah saw. kepada putrinya Fatimah Az-Zahra.
Wasiat ini merupakan mutiara termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan kesalehan. Wasiat tersebut adalah:
- 1.Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diaduknya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.
- 2.Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
- 3.Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
- 4.Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
- 5.Wahai Fatimah! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
- 6.Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya
- saat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
- 7.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau. Dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah pun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
- 8.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
- 9.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
- 10.Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya
- saat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya. Maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.Subhanalloh,,,,,, betapa bersyukurnya kita menjadi seorang perempuan. Diberikan berbagai kelebihan dan keistimewaan juga kemudahan memasuki surga. Semoga ibu, istri, anak perempuan, menantu perempuan, dan saudara perempuan-ku termasuk ke dalam golongan ahli surga dan menjadi bidadari yang dinantikan surga.
Teruntuk para wanita yg berada disekitarku
Jumat, 28 September 2012
Belajar Dari Sebuah Pensil
Seorang anak bertanya kepada ayahnya yang sedang menulis sebuah
surat. “ayah lagi menulis apa?”
Mendengar pertanyaan si anak, sang ayah berhenti menulis dan berkata..., “Sebenarnya ayah sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu PENSIL yang ayah pakai. ayah harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si ayah lagi.
Mendengar jawaban ini, si anak kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si ayah ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang ayah pakai. “Tapi yahh, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si anak
Si ayah kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”, Si ayah kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
Pertama : Pensil mengingatkan kamu, kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.
Kedua : Dalam proses menulis, ayah kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil ayah. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
Ketiga : Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
Keempat : Bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
Kelima : Sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap segala tindakanmu.
buat para anak-anak ku...
Mendengar pertanyaan si anak, sang ayah berhenti menulis dan berkata..., “Sebenarnya ayah sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu PENSIL yang ayah pakai. ayah harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si ayah lagi.
Mendengar jawaban ini, si anak kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si ayah ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang ayah pakai. “Tapi yahh, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si anak
Si ayah kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”, Si ayah kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
Pertama : Pensil mengingatkan kamu, kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.
Kedua : Dalam proses menulis, ayah kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil ayah. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
Ketiga : Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
Keempat : Bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
Kelima : Sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap segala tindakanmu.
buat para anak-anak ku...
Selasa, 26 Juni 2012
Teruntuk Para Anak-anakku
Seorang anak berkata pd Ayahnya:
"Ayah.. ibu selalu terlihat cantik.Aku ingin spt ibu, beritahulah aku caranya" Dgn tatapan lembut & senyum haru, sang Ayah menjawab:
"Utk Bibir yg menarik, ucapkanlah perkataan yg baik"
"Utk pipi yg lesung,tebarkanlah senyum ikhlas kpd siapapun"
"Utk mata yg indah menawan, lihatlah selalu kebaikan org lain"
"Utk tubuh yg langsing, sisihkanlah makanan utk fakir miskin"
"Utk jemari tangan yg lentik menawan, hitunglah kebajikan yg tlh diperbuat org2 lain kepadamu dan bersyukur"
"Utk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin"
Anakku...
Jgnlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tdk akan pudar walau oleh kematian.
~Jika Anda BENAR, maka Anda tdk perlu marah.
~Jika Anda SALAH, maka Anda wajib minta maaf.
~Kesabaran dgn keluarga adlh KASIH.
~Kesabaran dgn org lain adlh HORMAT.
~Kesabaran dgn diri sendiri adlh KEYAKINAN.
~Kesabaran dgn TUHAN adlh IMAN.
~Jgn terlalu mengingat masa lalu, krn hal itu akan membawa AIR MATA.
~Jgn terlalu memikirkan masa depan, krn hal itu akan membawa KETAKUTAN.
~Jalankan saat ini dengan senyuman, krn hal itu akan membawa KECERIAAN!
~Setiap ujian dlm hidup ini bisa membuat Anda pedih atau lebih baik.
~Setiap masalah yg timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
~Pilihan ada pada Anda, apakah Anda akan memilih menjadi korban atau pemenang.
~Carilah hati yg indah bukan wajah yg cantik.
~Hal-hal yg indah tdk selalu baik, tapi hal-hal yg baik akan selalu indah...
Besi menajamkan besi, demikian juga manusia saling mengasah satu sama lain demi kebaikan masa depan yang lebih baik lagi.
Selamat berjuang dan menanam bibit-bibit kebajikan...
Ingat! Anakku...
Kesempatan tdk selalu membuat hidup kita lebih baik, tàpi perubahan diri kita lah yg mengubah segalanya.
To: para anak-anak ku
"Ayah.. ibu selalu terlihat cantik.Aku ingin spt ibu, beritahulah aku caranya" Dgn tatapan lembut & senyum haru, sang Ayah menjawab:
"Utk Bibir yg menarik, ucapkanlah perkataan yg baik"
"Utk pipi yg lesung,tebarkanlah senyum ikhlas kpd siapapun"
"Utk mata yg indah menawan, lihatlah selalu kebaikan org lain"
"Utk tubuh yg langsing, sisihkanlah makanan utk fakir miskin"
"Utk jemari tangan yg lentik menawan, hitunglah kebajikan yg tlh diperbuat org2 lain kepadamu dan bersyukur"
"Utk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin"
Anakku...
Jgnlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tdk akan pudar walau oleh kematian.
~Jika Anda BENAR, maka Anda tdk perlu marah.
~Jika Anda SALAH, maka Anda wajib minta maaf.
~Kesabaran dgn keluarga adlh KASIH.
~Kesabaran dgn org lain adlh HORMAT.
~Kesabaran dgn diri sendiri adlh KEYAKINAN.
~Kesabaran dgn TUHAN adlh IMAN.
~Jgn terlalu mengingat masa lalu, krn hal itu akan membawa AIR MATA.
~Jgn terlalu memikirkan masa depan, krn hal itu akan membawa KETAKUTAN.
~Jalankan saat ini dengan senyuman, krn hal itu akan membawa KECERIAAN!
~Setiap ujian dlm hidup ini bisa membuat Anda pedih atau lebih baik.
~Setiap masalah yg timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
~Pilihan ada pada Anda, apakah Anda akan memilih menjadi korban atau pemenang.
~Carilah hati yg indah bukan wajah yg cantik.
~Hal-hal yg indah tdk selalu baik, tapi hal-hal yg baik akan selalu indah...
Besi menajamkan besi, demikian juga manusia saling mengasah satu sama lain demi kebaikan masa depan yang lebih baik lagi.
Selamat berjuang dan menanam bibit-bibit kebajikan...
Ingat! Anakku...
Kesempatan tdk selalu membuat hidup kita lebih baik, tàpi perubahan diri kita lah yg mengubah segalanya.
To: para anak-anak ku
Senin, 25 Juni 2012
SURGA buat KELUARGA XIWANG
Sebuah foto yang memilukan hati.
Seorang Ayah dan Ibu mencium dan mengatakan selamat tinggal kepada anak
perempuannya yang berumur 2 tahun bernama Xiwang atau "Harapan" yang
telah meninggal karena hypoxic-ischemic cerebral palsy.
Seorang Ayah dan Ibu mencium dan mengatakan selamat tinggal kepada anak
perempuannya yang berumur 2 tahun bernama Xiwang atau "Harapan" yang
telah meninggal karena hypoxic-ischemic cerebral palsy.
Kedua
orang tua dari anak kecil yang tidak berkesempatan untuk melanjutkan
hidup memutuskan untuk memberikan arti kepada kematian anaknya dengan
menyumbangkan organ tubuh anaknya.
Jikalau Anda bertanya-tanya mengapa para tenaga medis disana
membungkuk, itu karena kurang dari 1 jam, dua anak kecil di ruangan lain
dapat hidup dikarenakan ginjal dan hati anak perempuan tersebut.
Sungguh kasih yang sangat luar biasa..
Merelakan bagian tubuh buah hati sehingga dapat memberikan nyawa bagi 2 anak lainnya.
Selasa, 12 Juni 2012
doa ayah buat "izzat" semoga menjadi anak yg berbakti kepada orang tua ..ayah&mama..iloveyou
Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura
Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu
yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew
senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di
Singapura.
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan
Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika
istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha
membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga
mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah
anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk
tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya
pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama
dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang
luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu.
Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi
kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi
komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat
Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa
sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk
apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui
Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa,
masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap
dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka
bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah
keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai
sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi
pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup
terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan
memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan
kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu
danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi
temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road
itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya.
Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang
lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua
mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu
adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.
Dihadapan
para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan
semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di
sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak
yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka
tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan
PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak
durhaka seperti kalian" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris
dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat
warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek
oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut
kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu
dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini
ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya
dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa
tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu
"Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya
kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu
tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat
Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan
swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para
lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai
penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada
cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport,
Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi
selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa
bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak
bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga
memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja
di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya
itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan
untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun
profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan
terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun
kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak
sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas
tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu
mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang
membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi
makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan
menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya
ketika mereka sakit.
Hormatilah, Kasihilah, Sayangilah orang tuamu selama mereka masih ada di sisimu ...
kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)



