Selasa, 13 Maret 2012

ORANGTUA BATU atau ORANGTUA AIR

Pernahkah anda melihat batu? 
Bagaimanakah bentuknya? 
Bagaimanakah permukaannya? 
Bagaimanakah kekerasannya?
 Bagaimanakah ketahanannya terhadap erosi? 
Yaa,,, batu mempunyai banyak bentuk. Dan rata-rata permukaannya keras kecuali batu apung. Tetapi sekeras-kerasnya jika batu tersebut terjatuh dan terbentur benda keras lainnya maka batu itu akan terkikis dan jika sering terjatuh atau terbentur maka ia akan mengecil juga.

Demikian juga jika batu tersebut ditetesi air terus menerus maka lambat laun batu tersebut akan lubang juga. Walaupun permukaannya sangat keras namun batu tidak memiliki kelenturan dan sangat mudah tergores ataupun terkikis jika terbentur benda keras lainnya.

Batu juga sulit memindahkan dirinya sendiri kecuali ada energi sangat besar mendorongnya. Batu akan berpindah jika disapu angin ribut ataupun air bah. Perpindahannya akan menimbulkan kesakitan karena batu tersebut akan tercabut dari tempatnya semula dan jatuh terbanting ke tempatnya yang baru. Ia akan terbentur-bentur dan terkikis melewati proses perpindahannya.

Bagaimana dengan air? Air sangatlah luwes dan lembut. Ia bisa menyesuaikan diri dengan berbagai situasi. Tetapi di balik kelembutannya ia menyimpan tenaga yang sangat besar. Ia bisa mengikis batu yang sangat keras dengan penuh kesabaran. Ia bisa memindahkan batu sebesar apapun. Ia juga bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan sangat mudahnya. Ia bisa menyerap panas ataupun dingin dengan sangat cepat. Ia mengalir kemanapun dengan tanpa beban dengan sangat mudahnya.

Sebagai orangtua yang mendidik anak dan diri sendiri, sifat manakah yang kita miliki? Apakah kita memiliki sifat-sifat batu yang sangat keras dan sulit berubah menyikapi kondisi sekitar? Ataukah kita memiliki sifat-sifat air yang lemah lembut dan luwes namun mempunyai kekuatan yang sangat besar jika diperlukan?

Orangtua yang memiliki sifat-sifat seperti batu, kita sebut orangtua batu sangatlah keras dalam mendidik dan menyikapi berbagai perilaku anaknya. Mereka berpikir dan melihat tingkah laku anak dari kacamatanya sendiri. Akibatnya mereka mengalami kesulitan dan tidak bisa menerima perbuatan anak-anaknya.

Orangtua batu menjalani hidup dengan penuh ketegangan sehingga memiliki tingkat stress yang tinggi. Mereka seringkali menyalahkan tindakan anaknya. Mereka selalu meminta anaknya bersikap seperti apa yang diinginkannya. Mereka selalu menuntut anaknya untuk berbuat sesuatu. Jika tidak mereka akan marah dan menganggap anak-anaknya selalu tidak becus dan tidak menurutinya.

Orangtua batu sering menyulitkan dirinya sendiri dan anaknya. Jika ia diminta harus mengubah pendekatannya maka ia akan menderita dan mengalami kesakitan. Perubahan adalah sesuatu yang membuat orangtua batu mengerang dan menjerit. Secara mental ia sendiri akan mengalami kesakitan luar biasa. Baginya perubahan adalah ketidaknyamanan.

Akibat dari sikapnya yang keras seperti batu ini maka tingkat stressnya sangat tinggi. Dan ini menyulitkan dirinya sendiri dan anak-anaknya. Ketika anaknya berubah ke arah yang lebih baik ia sendiri gagal mengubah dirinya untuk merespon perubahan anaknya. Dan akhirnya anaknya yang tidak melihat perubahan dari respon orangtuanya merasa frustrasi. Ujung-ujungnya si anak kembali ke sikap semula dan bahkan tidak bisa respek pada orangtuanya. Dan ini memicu perselisihan baru yang tidak akan ada penyelesaiannya. Orangtua mengatakan anak tidak mau berubah tetapi si anak, yang telah berubah namun tidak mendapat respon, mengatakan orangtua yang tidak mau berubah.

Orangtua batu menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kemarahan dan tuntutan. Mereka tidak tahu kapan harus menggunakan kekuatannya. Jika ia dipaksa berubah maka ia akan merasa hancur lebur. Orangtua batu memiliki ego yang sangat besar tetapi negatif. Ego inilah yang akan menghancurkan dirinya sendiri dan akhirnya anaknya.

Bagaimana dengan orangtua air? Orangtua air memiliki keluwesan yang luar biasa tetapi bukan berarti mudah dipermainkan. Orangtua air tahu kapan harus menggunakan kekuatannya untuk mendisiplinkan anaknya. Mereka juga tahu kapan harus mengubah diri menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi dalam diri anaknya. Mereka cepat sekali merespon tindakan anak dan menghargainya. Memuji dengan tulus perbuatan baik anak dan meminta maaf ketika dirinya berbuat salah pada anak adalah hal yang mudah dan tidak akan menghacurkan ego orangtua air.

Orangtua air adalah orangtua yang mengerti dan menerima dirinya sendiri dengan baik. Mereka memiliki harga diri yang sehat sehingga mampu memperlakukan anak-anaknya dengan penuh respek. Akibatnya mereka juga menerima respek dari anak-anaknya. Ketika anaknya berbuat di luar pengharapannya mereka tetap respek pada pilihan anaknya. Kemudian akan mencari tahu dulu masalahnya dan membantu anak untuk berubah.

Orangtua air mencintai dirinya sendiri sehingga ia mampu memberikan cinta pada anak-anaknya. Akibatnya anak-anaknya tumbuh dengan penuh kasih sayang dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Anak-anaknya tumbuh dengan percaya diri dan harga diri yang sehat.

Orangtua air menjalani kehidupan bersama anak-anaknya dengan penuh kegembiraan dalam suasana yang saling menghargai. Mereka saling mendukung perubahan diri masing-masing. Mereka sangat toleran dan sabar dalam menyikapi berbagai hal. Orangtua air dan anaknya adalah pelaku tata tertib yang patuh namun fleksibel.

Bagaimana dengan kita sendiri? Termasuk dalam kategori manakah kita dalam mendidik anak? Orangtua batu atau Orangtua air? Andalah yang bisa secara jujur menjawabnya sendiri.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 23 Februari 2012

Nasihat Kuno tapi TETAP Update di Jaman Sekarang.

Pengalaman riil dari ayah 6 buah hati, 3 putra dan 3 putri.


Pengalaman adalah guru yang paling baik,demikianlah salah satu peribahasa yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.
Perkenankan saya sharing pengalaman memotivasi anak untuk mencapai impian.


Ajaran dari orang tua kami sendiri sangat mempengaruhi cara kami untuk mendidik anak anak kami.Orang tua kami sering mengingatkan : "Kalian harus belajar yang rajin menuntut ilmu, karena dengan ilmu apa saja akan kalian dapat raih, Bapak tidak mewariskan harta, tapi ilmu."


Demikian yang selalu orang tua kami katakan kepada anak-anaknya, yang akhirnya kami pun sekarang sebagai orang tua menduplikasi apa yang oleh orang tua kami ajarkan kepada anak-anak kami. Alhamdulillah segala puji bagi Tuhan apa yang kami duplikasi dari orangtua kami, telah terlihat hasilnya, khususnya untuk pendidikan anak-anak kami. Empat dari enam anak-anak kami diterima kuliah di Perguruan Tinggi Negri, satu telah lulus dari ITB, satu lagi telah lulus dari UNPAD, dua masih kuliah di UNPAD. Satu masih di SMA kelas 2, satu lagi masih kelas 6 SD. Kami dikaruniai enam buah hati, tiga laki tiga perempuan. Anak pertama kembar (satu laki satu permpuan).


Ada beberapa tambahan motivasi yang selalu kami sampaikan kepada anak-anak kami : "Kalian jika sudah sampai kuliah, targetnya harus masuk Perguruan Tinggi negri. Karena anak Bapak 6 (enam), biaya kuliah sangat mahal jika kuliah di Perguruan Tinggi Swasta". Demikian motivasi kami kepada anak-anak agar dapat kuliah di PTN. Keinginan kami dikabulkan oleh Tuhan, saat ini tinggal 2 anak lagi yang kami targetkan masuk ke Perguruan Tinggi Negri.


Memotivasi kedua anak yang terakhir untuk diterima di Perguruan Tinggi Negri, kami lakukan dengan memintanya meneladan sikap kakak-kakaknya. “Kalian harus bisa ikut kakak untuk kuliah di Perguruan Tinggi Negri. Tidak ada yang sulit jika kalian mau", Demikian kata-kata kami kepada yang kecil.


Motivasi dan nasihat sangat penting bagi anak-anak jaman sekarang, situasi jaman sudah sangat berbeda dengan kami sewaktu masih menjadi pelajar. Dimana keadaan ekonomi saat itu sangat sulit sekali. Alih alih untuk melanjutkan sekolah, untuk keperluan makan saja orang tua sudah sangat berat. Perlu diketahui saat remaja, kondisi kami saat itu adalah saat saat pasca G 30 S/ PKI.


Untuk mendapatkan beras harus antri, uang sulit, berangkat ke sekolah tidak ada ongkos dan tidak uang jajan. Berbeda dengan anak-anak zaman sekarang yang relatif kecukupan untuk keperluan pokoknya, kecukupan untuk biaya sekolah. Jika tidak dimotivasi dengan cara yang tepat, bisa-bisa gagal dalam studi kendati biaya berlimpah.


Ada lagi satu motivasi yang sangat penting untuk disampaikan kepada anak, "Kalian akan dapatkan apapun yang kalian inginkan jika dimulai dengan keyakinan dan usaha yang sungguh-sungguh, dibantu dengan doa kepada Tuhan. Apapun yang kalian pikirkan (cita-citakan) akan terwujud.” Demikian motivasi kami kepada anak-anak, semoga kiranya keberhasilan orang tua dalam memotivasi anak beresonansi dengan kehendak Tuhan untuk menjadikan manusia  wakilnya dimuka bumi untuk membawa kebaikan kepada seluruh alam.


Jadi pada intinya kami menekankan kepada anak-anak untuk menuntut ilmu sebaik-baiknya, sebab dengan berilmu, apapun bisa kita raih. "Berilmu satu tingkat diatas bersyukur. Bersyukur satu tingkat diatas bersabar. Terhadap kekurangan kita bersabar, terhadap kelebihan kita bersyukur. Untuk dapat bersyukur dan bersabar dengan baik diperlukan ilmu". Demikian kata bijak dari Farid Poniman, CEO STIFIn.


Jadi ilmu memang segala-galanya untuk mencapai apa yang kita ingin raih. "Camkanlah wahai anak-anakku"

Jumat, 06 Januari 2012

Sholawat Gus Dur di ulang tahun izzat yg ke-2


Syair sholawat
KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur)

Astaghfirullah..robbal barooyaa
Astaghfirullah..minal hotooyaa
robii zidnii 'ilman naafi'aa
wawafiqnii amalan solikha..
Yarosulalloh salammun 'alaik
Yaarofi 'asaaniwaddaaroji
'atfatayaji rotall 'aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi
Yauhailaljuu diwaalkaromia

Ngawiti ingsun nglaras syingiran
Kelawan muji maring pengeran
Kang paring rohmat lan kanikmatan
Rino wengine tanpo pitungan
Rino wengine tanpo pitungan

Duh bolo konco priyo wanito
Ojo mung ngaji syariat bloko
Gur pinter ndongeng nulis lan moco
Tembe mburine bakal sangsoro
Tembe mburine bakal sangsoro

Akeh kang apal Quran Hadise
Seneng ngafirke marang liyane
Kafire dewe dak digatekke
Yen isih kotor ati akale
Yen isih kotor ati akale

Gampang kabujuk nafsu angkoro
Ing pepahese gebyareng dunyo
Iri lan meri sugieh tonggo
Mulo atine peteng lan nisto
Mulo atine peteng lan nisto

Ayuh sedulur jo nglaleake
Wajibe ngaji sa'pranatane
nggo ngandelake iman tauhide
Baguse sangu mulyo matine
Baguse sangu mulyo matine

Kang aran sholeh bagus atine
Kerono mapan sari ngelmune
Laku torikot lan ma'rifate
Ugo hakikot manjing rasane
Ugo hakikot manjing rasane

Al Quran Qodim wahyu minulyo
Tanpo tinulis iso diwoco
Iku wejangan guru waskito
Den tanjebake ing jero dodo
Den tanjebake ing jero dodo

Kumantil ati lan pikiran
Ngrasuk ing badan kabeh jeroan
Mu'jizat rosul dadi pedoman
Minongko dalan manjinge iman
Minongko dalan manjinge iman

Kelawan Alloh kang moho suci
Butuh rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadlohi
Dzikir lan suluk jog nganti lali
Dzikir lan suluk jog nganti lali

Uripe ayem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo nadjan pas-pasan
Kabeh dinakdir saking pengeran
Kabeh dinakdir saking pengeran

Kelawan konco dulur lan tonggo
kang podo rukun ojo gawe sio
Iku sunnaeh rosul kang mulyo
Nabi Muhammad panutan kito
Nabi Muhammad panutan kito

Alloh kang bakal ngangkat drajate
Senadjan asor toto dzohire
Ananging mulyo makom drajate
Ananging mulyo makom drajate

Lamon palastro ing pungkasane
Ora kesasar roh lan sukmane
Den gadang Alloh suwargo manggone
Utuh mayite ugo ulese
Utuh mayite ugo ulese

Yarosulalloh salammun 'alaik
Yaarofi 'assaaniwaddaaroji
'atfatayaji rotall 'aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi
Yauhailaljuu diwaalkaromi

''pien

Rabu, 04 Januari 2012

8 Sumber Pertengkaran dan Cara Mengatasinya


Uang, ketidakcocokan hingga hubungan seks bisa menjadi biang keladinya.

Pertengkaran kerap terjadi dan menjadi bumbu dalam sebuah hubungan. Hingga batas tertentu, berbeda pendapat dan berselisih dengan pasangan sangat wajar terjadi.

Tahukah Anda, pertengkaran apa saja yang paling sering terjadi diantara pasangan? All Women Talk mengungkap, ada delapan pertengkaran yang umum terjadi dan cara menghadapinya.


1. Uang
Penyebab utama pertengkaran pasangan adalah masalah uang. Kekurangan penghasilan atau kebiasaan mengeluarkan uang kerap menjadi sumber ketegangan. Oleh karenya, bila telah menyentuh topik ini pastikan Anda berdua tak membiarkannya berlarut-larut, cari solusi yang disepakati bersama. Kecuali Anda ingin hubungan kalian terus memanas.

2. Cemburu
Ketegangan hubungan berikutnya bersumber dari sebuah fakta umum: rasa cemburu. Kekasih yang berhubungan dengan wanita lain sangat mungkin membuat pasangan cemburu, walaupun mereka hanya teman biasa. Sama halnya bila Anda berhubungan dengan seorang teman pria.

Setelah mengetahuinya, ingat untuk menjaga kecemburuan Anda agar tak berlebihan. Perlu diingat juga, jangan menyulut perasaan tak aman kekasih dengan terlalu dekat dengan teman pria.

3. Ketidakcocokan

Kadang-kadang, Anda bisa merasa sangat cocok dengan seseorang namun merasa tak menemukan kecocokan lagi di kemudian hari. Jika kalian memiliki hidup berseberangan, bisa jadi kalian berdua memiliki kepentingan maupun gaya hidup yang berbeda.

Saling berkomunikasi dan mencari titik tengah dari semua perbedaan ini dapat menyelamatkan hubungan. Namun, jika perbedaan kalian sudah terlalu banyak sehingga menimbulkan pertengkaran terus menerus, mungkin sudah saatnya mengevaluasi kelanjutan hubungan.

4. Prioritas

Jika menjalin hubungan, prioritas Anda berdua bisa sangat mirip satu sama lain. Jika Anda memprioritaskan keluarga, si dia kemungkinan besar memiliki prioritas serupa. Bila karier sesuatu yang penting Anda, itu juga harus penting bagi pasangan. Ini adalah hal penting yang perlu Anda ingat jika berpikir menjalin hubungan jangka panjang bersama seseorang.

5. Hubungan seks

Tak dapat dipungkiri, hubungan intim bisa menjadi sumber pertengkaran dalam banyak kisah cinta. Pasangan pria ingin berhubungan seks lebih banyak sementara wanita merasa tak hanya mengurusi hal ini. Jika mengalaminya, cobalah melihat lebih dalam, mungkin ada makna yang lebih dalam mengapa kalian berdua melewatkan untuk berhubungan seks lebih sering.

6. Masa Lalu

Kisah masa lalu dengan mantan kekasih biasanya pemicu pertengkaran yang sulit diredakan. Ingat, masa lalu adalah masa lalu, Anda tidak dapat mengubahnya dan itu juga telah berakhir. Jika Anda berdua berselisih, jangan mengaitkannya dengan masa lalu. Hindari pula pertengkaran akibat masa lalu.

7. Stres

Semua orang di dunia bisa merasa tertekan. Hari-hari yang buruk di tempat kerja atau mengurus rumah jangan sampai terbawa saat bersama pasangan. Pasangan adalah orang yang membuat Anda relaks, bukan sebaliknya.

8. Tempat kencan

Sumber pertengkaran lainnya yang kadang dialami adalah pilihan kencan yang Anda dan pasangan inginkan. Anda ingin keluar, namun dia sangat nyaman berada di rumah. Atau sebaliknya, dia ingin menghirup udara segar sedangkan Anda ingin menonton televisi berdua saja.

Bila mengalaminya, kompromi adalah jawaban yang adil. Anda juga tak ingin berkencan di luar sepanjang waktu atau hanya tinggal di rumah saja bukan? Sekali-sekali, lakukan kencan sesuai keinginan Anda dan pasangan secara bergantian.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Satu lagi Kejadian Menyedihkan, Seorang Ibu Asyik BBM-an, Bayi Mati Akibat Tertimpa Bantal


Sungguh aneh jagad ini, karena keranjingan BlackBerry dengan BBM-an, seorang ibu menelantarkan anaknya yang masih berusia satu setengah bulan meninggal lemas, akibat kehabisan nafas saat menangis ditempat tidur, karena gelisah anak ini tertimpa bantal pada mukanya sehingga sulit bernafas hingga lemas dan menemui ajalnya.

Kejadian ini baru saja terjadi sekitar jam 11.45 siang ini, saat sang suami pulang dari tempat kerjanya untuk melaksanakan sholat jum’at dan meyiapkan segala sesuatunya dari rumah, setelah memasuki kamar didapati bayinya sudah lemas tak ada suaranya seperti biasa, sementara sang ibu tengah asyik ber-BBM-an ria dengan BB-nya di ruang tamu.

Seketika itu juga sang bapak melarikan bayinya itu dan membawa ke klinik kami untuk memeriksakan keadaan bayinya, namun sekali lagi sebuah kejadian menyedihkan telah terjadi, bayi itu telah diperiksa oleh dokter dan didapati sudah tidak bernyawa lagi walau masih terasa hangat sepertinya nyawanya lepas baru beberapa menit yang lalu, dokter yakin dengan kematian bayi ini karena tidak ditemukan suara jantung, suara paru dan dipastikan pupil (iris) dari kedua matanya yang sudah melebar (midriasis) dan tidak adanya refleks cahaya dari pupil mata itu, ini adalah salah satu tanda pasti kematian karena relaksnya otot siliaris pupil dalam bola mata.

Saat datang ke klinik kami, bapak ini membopong bayinya didampingi sang ibu yang masih menggenggam BlackBerry-nya itu, setelah dokter menjelaskan semua keadaan yang ada, spontan sang bapak merampas BB istrinya itu dan melemparkan ke tembok klinik hingga hancur berantakan, pemandangan emosi yang tak terkendali dari seorang bapak yang telah kehilangan seorang anak pertamanya, akibat kelalaian seorang istri yang lupa akan kewajibannya mengurus dan menjaga bayinya akibat asyik berBBM-an dengan BlackBerrynya itu.

Inilah sebuah pelajaran lagi yang kita bisa petik, dari sebuah kejadian nyata akibat kemajuan tekhnologi dibidang gadget yang membuat seorang ibu lalai pada bayinya yang menangis, tapi tetap asyik dengan BlackBerry-nya itu.

Sungguh miris sekali melihatnya…

Ibu…janganlah kau lupa akan tugas muliamu untuk memelihara, merawat, membesarkan, menjaga dan mendidik anak-anakmu itu… Astaghfirullahal’adzim…

kompasiana.com//siang//30september2011

Jumat, 23 September 2011

icik-icik aslole


Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

Selasa, 06 September 2011

Ku Ingat.....

Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.

Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.

Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

Cinta itu angkuh dan lembut. Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.

Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.

Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.

Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.

Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

Lidah anda yang menentukan siapa anda.

Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok.

Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah

Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah

Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Perlukah merasa kecil dan malu dihina? Orang yang dihina itu sebenarnya memungut pahala cum-cuma tanpa perlu bersusah payah

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat. (Khalifah Abdul MAlik bin Marwan)

Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya, dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya. Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya, siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan siapa yang keras hatinya maka tenggelamlah dia dalam bencana dunia serta keindahannya

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik) niscaya tumbuh sebagiannya

Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya

Kebahagiaan takkan pernah bisa dibeli dengan uang

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya.
Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum
baik kepada rakyat maupun kepada keluarga

Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tentram dalam hidupnya : iri, dengki, dan akhlak buruk

Hiduplah Sesuka hatimu,
Sesungguhnya kamu pasti mati.
Cintai siapa saja yang kamu senangi,
Sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya.
Lakukan apa saja yang kamu kehendaki,
Sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya.

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesehatan dan keamanan

Banyak orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya sahabat-sahabat sejati yang akan meninggalkan bekas di dalam hatimu.

Untuk menangani dirimu, gunakan kepalamu. Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan hatimu.

Kemarahan hanyalah satu kata yang dekat dengan bahaya.

Pikiran yang besar membicarakan ide-ide;
Pikiran yang rata-rata membicarakan kejadian-kejadian;
Dan pikiran yang kerdil membicarakan orang-orang.

Allah memberikan kepada setiap burung makanan mereka, tetapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka.

Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak;
Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih banyak;
Tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya.

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk mendapatkan semua itu dari dirimu sendiri.

Lidah praktis tidak berat sama sekali, tetapi hanya sedikit orang yang dapat memegangnya.

Kamis, 25 Agustus 2011

Permainan Orang Tua Kita Dulu



1. Permainan Benteng
adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.

2. Congklak
Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bisa habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.
Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

3. Dor Tap
Dor Tap merupakan permainan yang mirip dengan Petak Umpet namun dimainkan oleh 2 kelompok. Kelompok yang lebih dulu berhasil menyebut nama lawan yang bersembunyi dapat diartikan bahwa lawan tersebut terkena tembakan. Permainan berakhir jika salah satu kelompok sudah habis tertembak.

4. Galah Asin
Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.

5. Gasing
Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.
Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

6. Kasti
Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball atau baseball.

7. Layang-layang
Permainan layang-layang, juga dikenali dengan nama wau merupakan satu aktivititas menerbangkan layang-layang tersebut di udara. Pada musim kemarau di Indonesia anak-anak selalu bermain layang-layang karena anginnya besar.

8. Petak Umpet
Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi “kucing” (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika ia menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut. Yang seru adalah, ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan, artinya ia harus mengulang lagi, di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi.
Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.
Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu ‘kebakaran’ yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya.

9. Yo-yo
Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.

Yo-yo dimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu

10.Balap Karung
Balap karung adalah salah satu lomba tradisional yang populer pada hari kemerdekaan Indonesia. Sejumlah peserta diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam karung kemudian berlomba sampai ke garis akhir.
Meskipun sering mendapat kritikan karena dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui, seperti juga lomba
panjat pinang makan krupuk dll.

Selasa, 19 Juli 2011

SUAMI - ISTRI harusnya!!!

Kirim Print

... “Hai orang-orang beriman, tidak halal bagi kamu mewarisi wanita dengan cara paksa, dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah, karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (An-Nisa: 19)

Menikah adalah fitrah manusia. Rasulullah saw. menyebut menikah sebagai sunahnya. Bahkan, Nabi berkata, siapa yang membenci sunahnya, tidak termasuk dalam golongannya.

Setiap kita, pasangan muslim dan muslimah yang melakukan pernikahan, paham betul bahwa tujuan menikah yang utama adalah untuk mendapatkan ridha Allah. Setelah itu untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawahdah wa rahmah dan meneruskan keturunan dengan memperoleh anak-anak yang saleh dan salehah. Kita juga menyadari bahwa lembaga keluarga yang kita bentuk adalah wadah untuk melaku proses perubahan, baik untuk diri kita sendiri, keluarga, dan masyarakat.


Sepasang suami-istri yang dipersatukan oleh ikatan pernikahan juga sadar bahwa keluarga adalah organisasi kecil yang memiliki aturan dalam pengelolaannya. Karena itu, sepasang suami-istri harus bisa memahami hak dan kewajiban dirinya atas pasangannya dan anggota keluarga lainnya.

Sepasang suami-istri dalam berinteraksi di rumah tangga sepatutnya melandasi hubungan mereka dengan semangat mencari keseimbangan, menegakkan keadilan, menebar kasih sayang, dan mendahulukan menunaikan kewajiban daripada menuntut hak.

Kewajiban seorang istri terhadap suaminya adalah pertama, mentaati suami. Namun, dalam mentaati suami juga ada batasannya. Batasan itu adalah seperti yang disabdakan Rasulullah saw., “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk untuk bermaksiat kepada Allah, Sang Pencipta.”

Kewajiban seorang istri terhadap suami yang kedua adalah menjaga kehormatan dirinya, suami, dan harta keluarga. Ketiga, mengatur rumah tangga. Keempat, mendidik anak-anak. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita adalah pengasuh dan pendidik di rumah suami, dan bertanggung jawab atas asuhannya.” Keluarga adalah prioritas seorang istri, meski tidak ada larangan baginya untuk melakukan peran sosialnya di masyarakat seperti berdakwah, misalnya.

Dan kewajiban lain seorang istri kepada suaminya adalah berbuat baik kepada keluarga suami.

Sedangkan kewajiban seorang suami kepada istrinya adalah pertama, membayar mahar dengan sempurna. Kedua, memberi nafkah. Rasulullah saw. bersabda, “Takutlah kepada Allah dalam memperlakukan wanita, karena kamu mengambil mereka dengan amanat Allah dan kamu halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah; dan kewajiban kamu adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan baik.”

Ketiga, suami wajib memberi perlindungan kepada istrinya. Keempat, melindungi istri dari siksa api neraka. Ini perintah Allah swt., “Hai orang-orang yang beriman, selamatkan dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Kewajiban keempat, mempergauli istri dengan baik. Allah berfirman, “Dan pergaulilah mereka dengan cara yang baik.” (An-Nisa: 19)
Rasulullah saw. bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya; dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (Tirmidzi)

Muasyarah bil ma’ruf

Di ayat 19 surat An-Nisa di atas, Allah swt. menggunakan redaksi “muasyarah bil ma’ruf”. Makna kata “muasyarah” adalah bercampur dan bersahabat. Karena mendapat tambahan frase “bil ma’ruf”, maknanya semakin dalam. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menulis makna “muasyarah bil ma’ruf” dengan “perbaikilah ucapan, perbuatan, penampilan sesuai dengan kemampuanmu sebagaimana kamu menginginkan dari mereka (pasanganmu), maka lakukanlah untuk mereka.”

Sedangkan Imam Qurthubi dalam tafsirnya menerangkan makna “muasyarah bil ma’ruf” dengan kalimat, “Pergaulilah istri kalian sebagaimana perintah Allah dengan cara yang baik, yaitu dengan memenuhi hak-haknya berupa mahar dan nafkah, tidak bermuka masam tanpa sebab, baik dalam ucapan (tidak kasar) maupun tidak cenderung dengan istri-istri yang lain.”

Adapun Tafsir Al-Manar menerangkan makna ”muasyarah bil ma’ruf” dengan kalimat, “Wajib atas orang beriman berbuat baik terhadap istri mereka, menggauli dengan cara yang baik, memberi mahar dan tidak menyakiti baik ucapan maupun perbuatan, dan tidak bermuka masam dalam setiap perjumpaan, karena semua itu bertentangan dalam pergaulan yang baik dalam keluarga.”

Di antara bentuk perlakuan yang baik adalah melapangkan nafkah, meminta pendapat dalam urusan rumah tangga, menutup aib istri, menjaga penampilan, dan membantu tugas-tugas istri di rumah.

Salah satu hikmah Allah swt. mewajibkan seorang suami ber-muasyarah bil ma’ruf kepada istrinya adalah agar pasangan suami-istri itu mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup. Karena itu, para ulama menetapkan hukum melakukan “muasyarah bil ma’ruf” sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh para suami agar mendapatkan kebaikan dalam rumah tangga.

Karena itu, para suami yang mendambakan kebaikan dalam rumah tangganya perlu mendalami tabiat perempuan secara umum dan tabiat istrinya secara khusus. Jika menemukan ada sesuatu yang dibenci dalam diri istri, demi kebaikan keluarga temukan lebih banyak kebaikan-kebaikannya. Suami juga harus tahu apa perannya dalam rumah tangga. Dan, jangan pernah mencelakan istri dengan kekerasan, baik secara fisik maupun mental. Ketika seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw.,” Apa hak istri terhadap suaminya?” Rasulullah saw. menjawab, “Memberi makan apa yang kamu makan , memberi pakaian apa yang kamu pakai, tidak menampar mukanya, tidak membencinya serta tidak boleh memboikotnya.”

Bagaimana jika timbul perselisihan? Cekcok antara suami-istri adalah hal yang manusiawi. Jika Rasulullah saw. memberi toleransi waktu tiga hari bagi dua orang muslim saling mendiamkan satu sama lain, alangkah baiknya jika suami-istri saling mendiamkan di pagi hari, di malam harinya sudah bisa saling senyum lagi. Kenapa?

Sebab, pasangan suami-istri muslim dan muslimah paham betul bahwa perselisihan mereka adalah gangguan Iblis. Rasulullah saw. pernah menerangkan kepada para sahabat, “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian dia mengirim pasukannya, maka yang paling dekat kepadanya, dialah yang paling besar fitnahnya. Lalu datanglah salah seorang dari mereka seraya berkata: aku telah melakukan ini dan itu, Iblis menjawab, kamu belum melakukan apa-apa. Kemudian datang lagi yang lain melapor, aku mendatangi seorang lelaki dan tidak akan membiarkan dia, hingga aku menceraikan antara dia dan istrinya, lalu Iblis mendekat seraya berkata, “Sangat bagus kerjamu” (Muslim)

Begitulah, Iblis menjadikan menceraikan pasangan suami-istri sebagai prestasi tertinggi tentaranya. Karena itu, Islam mencegah perbuatan yang bisa menyebabkan perselisihan suami-istri. Karena itu, jika cekcok dengan pasangan hidup Anda, segera selesaikan masalahnya. Upayakan selesaikan masalah rumah tangga sendiri. Jangan menghadirkan pihak ketiga. Jika belum selesai juga, hadirkan seseorang yang bisa menjadi hakim yang bisa diterima kedua belah pihak.

Seiring dengan panjangnya perjalanan waktu dan lika-liku kehidupan, kadang ikatan pernikahan mengkendur. Karena itu, perkuat lagi ikatan itu dengan mengingat-ingat kembali tujuan pernikahan. Bangun komunikasi yang positif. Komunikasi adalah kunci keharmonisan. Karena itu, pahami betul cara berkomunikasi pasangan Anda. Dan, hidupkan syuro dalam keluarga. Bahkan untuk urusan kecil sekalipun perlu dibicarakan bersama. Insya Allah, Allah swt. akan memberi kebaikan yang banyak dalam keluarga Anda. Amin.